SerambiIndonesia/

Pilkada 2017

Apa Karya ‘Kumiet’ Proses Rekap KTP

Kandidat gubernur Aceh dari jalur perseorangan (independen), Zakaria Saman (Apa Karya) mengawal

Apa Karya ‘Kumiet’ Proses Rekap KTP
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Aceh Zakaria Saman dan H T Alaidinsyah menunggu proses verifikasi jumlah dukungan calon perseorangan, berupa bukti fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) di Kantor KIP Aceh, Selasa (4/10). SERAMBI/BUDI FATRIA 

BANDA ACEH - Kandidat gubernur Aceh dari jalur perseorangan (independen), Zakaria Saman (Apa Karya) mengawal langsung (kumiet) proses rekap bukti dukungan fotokopi KTP di Kantor KIP Aceh, Selasa (4/10). Apa Karya hadir ke Kantor KIP Aceh bersama wakilnya, T Alaidinsyah, sejak pukul 10.00 WIB.

Amatan Serambi pada pukul 10.30 WIB, Apa Karya didampingi T Alaidinsyah dan beberapa anggota tim pemenangannya terlihat duduk di kursi di dalam Kantor KIP. Apa Karya yang tampil dengan baju kemeja lengan panjang dipadu celana kain warna hitam serta sandal jepit dari kulit, terlihat serius membaca pesan-pesan yang masuk di handphone-nya.

Sejenak kemudian, Apa Karya terlihat menghubungi seseorang. Ia terlibat pembicaraan serius dan kemudian melangkah ke luar dari kantor KIP yang dikawal aparat kepolisian. T Alaidinsyah dan beberapa anggota timnya mengikuti langkah Apa Karya ke luar ruangan.

Beberapa saat setelahnya, mantan menteri pertahanan GAM ini sudah terlihat duduk bersantai bersama wakilnya T Alaidinsyah di pembatas taman di depan Kantor KIP Aceh (bagian samping Gedung Arsip). Saat itu, raut muka Apa Karya sudah terlihat ceria kembali.

Beberapa wartawan dan warga yang melihat Apa Karya langsung menyapa dan mengajaknya berfoto bersama. Apa Karya pun tampak ceria dan senang melayani permintaan serta menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan oleh wartawan. Ia beberapa kali tertawa lebar saat menanggapi berbagai pertanyaan yang diajukan kepadanya.

Wakil Ketua KIP Aceh, Basri M Sabi sempat terkejut saat melihat Apa Karya dan T Alaidinsyah yang duduk di pembatas taman di depan Kantor KIP. “Pakon neuduek di sinoe, pakon han neutamong u dalam. Atau neuduek di yub tenda, tayue peutubiet kursi. (Kenapa duduk di sini, kenapa tidak di dalam saja, atau di bawah tenda),” kata Basri.

“Kajeut di sinoe, mangat hinoe. Gadoh seutres teuh. Dang-dang tapreh peu laen. (Biar di sini saja, lebih nyaman. Bisa hilang stress. Sambil menunggu yang lain),” ungkap Apa Karya.

Informasi diperoleh, Apa Karya dan T Alaidinsyah, meninggalkan kantor KIP Aceh sekira pukul 12.10 WIB. Namun, beberapa timnya masih terus memantau proses rekapitulasi bukti dukungan KTP di Kantor KIP.

Amatan Serambi, Zakaria Saman dan T Alaidinsyah, merupakan satu-satunya pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dari jalur perseorangan yang datang ke KIP untuk memantau langsung proses rekapitulasi bukti dukungan KTP di KIP Aceh, Selasa (4/10) kemarin.

Menjawab Serambi tentang maksud kedatangannya ke Kantor KIP Aceh, kemarin, Apa Karya mengatakan itu keinginannya sendiri dan tidak diundang oleh siapa-siapa. Ia mengaku ingin mengecek tim pemenangan yang sedang mendampingi awak KIP Aceh melakukan perhitungan fotokopi KTP tambahan yang diserahkan, Jumat (30/9) lalu.

“Loen jak keudroe, hana meu loen tupeue pih pleno-pleno nyan, loen jak sambilan loen jak kalon aneuk miet nyan. (Saya pergi saja, nggak tahu saya ada pleno-pleno, saya pergi sambilan lihat anak-anak itu),” sebut Apa Karya.

Dilansir Serambi Senin (3/10), Ketua KIP Aceh Ridwan Hadi didampingi Komisioner Robby Saputra dan Basri M Sabi, berharap kepada tim pemenangan dari ketiga pasangan calon ini untuk menyiagakan petugasnya di kantor KIP pada saat dilakukan pemeriksaan. Tujuannya, ketika ada data yang kurang jelas atau eror, mereka bisa menjelaskannya kepada tim pemeriksa.

Ridwan Hadi dan Robby Saputra mengatakan, hal ini penting diperhatikan, supaya ketika penetapan calon gubernur dan wakil gubernur pada tanggal 24 Oktober 2016 oleh KIP Aceh, tim sukses para kandidat tidak lagi melancarkan protes terhadap pemeriksaan proses dukungan.

Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi juga mengingatkan kepada tim sukses calon gubernur dan wakil gubernur, dari jalur partai politik maupun perseorangan/independen, untuk melengkapi seluruh administrasi yang dibutuhkan. “Seluruh persyaratan administrasi tolong dilengkapi, sebelum tanggal, 4 Oktober 2016,” ujarnya.(nal/dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help