SerambiIndonesia/
Home »

Opini

KUPI BEUNGOH

Kita Siapa Teman Kita

Tapi juga tidak sedikit orang yang mendapat hidayah dan kembali ke jalan yang benar disebabkan karena bergaul dengan teman yang yang shalih

Kita Siapa Teman Kita
Safwannur, S.Pd 

MANUSIA dengan statusnya sebagai makhluk sosial tentu tidak bisa menjalankan roda kehidupannya tanpa manusia lain. Dengan kata lain, peran teman sangat diperlukan untuk membantu kelancaran dalam beraktivitas sehari-hari.

Namun, setiap kita harus cermat dan teliti dalam memilih teman, karena pergaulan sangat berpengaruh terhadap warna kehidupan seseorang. Islam telah mengatur adab-adab dan batasan-batasan dalam pergaulan.

Efek negatif akan menimpa seseorang akibat bergaul dengan teman yang berakhlak tidak mulia. Begitu juga manfaat yang besar akan dirasakan seseorang yang bergaul dengan teman yang baik.

Dua orang yang berteman tak ubahnya seperti dua kutub magnet yang apabila didekatkan akan saling tarik-menarik antara satu dengan yang lainnya. Artinya keduanya saling memberi pengaruh baik dalam kebaikan maupun dalam kejahatan. Orang yang saling berteman akan memiliki sifat yang sama. Rasulullah saw menjadikan teman sebagai tolak ukur baik dan buruknya agama seseorang.

Dalam sebuah hadits Rasulullah saw bersabda: Agama seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya”. (H.R. Abu Daud, Tirmidzi, Hakim dan Ahmad)

Sifat manusia memang ingin selalu berkumpul bersama orang yang sepemikiran dengannya. Seorang penjudi senang berkumpul dengan sesama penjudi. Pemabuk juga senang kalau berkumpul dengan sesama pemabuk.

Sebaliknya seorang aktivis Islam yang senang ikut kajian, rajin shalat berjamaah dan semangat dalam kegiatan sosial keagamaan tentu senang berkumpul dengan sesama aktivis Islam yang memiliki semangat yang sama.

Pendek kata teman adalah cerminan diri seseorang, bagaimana karakter temannya, begitulah karakternya, maka selektif lah dalam memilih teman. Siapa kita, juga bisa dilihat siapa teman kita. Kita itu, siapa teman kita.

Bergaul dengan teman yang memiliki latar belakang agama yang baik akan memotivasi kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik atau minimal kita akan memperoleh kebaikan darinya. Misi dari teman yang baik adalah menginginkan temannya agar menjadi baik seperti dirinya atau bahkan bisa lebih baik.

Baginya teman adalah tempat untuk berbagi ilmu, berbagi pengalaman dan pendamping untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah. Semakin banyak kita berteman dengan orang shaleh, maka akan semakin besar peluang kita untuk menjadi orang shaleh.

Halaman
123
Editor: ariframdan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help