DPRK Aceh Barat Jadwalkan Sidang Pemberhentian Ramli dan Kamaruddin

DPRK Aceh Barat telah menetapkan pada tanggal 26 Oktober 2016 akan dilaksanakan sidang

DPRK Aceh Barat Jadwalkan Sidang Pemberhentian Ramli dan Kamaruddin
Serambinews.com/Masrizal

MEULABOH - DPRK Aceh Barat telah menetapkan pada tanggal 26 Oktober 2016 akan dilaksanakan sidang paripurna pemberhentian dua Wakil Ketua DPRK, yakni H Ramli MS dari PA, dan H Kamaruddin dari Golkar. Ramli MS maju sebagai calon bupati, dan Kamaruddin maju sebagai calon wakil bupati.

Ketua DPRK Aceh Barat, Ramli SE, kepada Serambi, Selasa (18/10), mengatakan, DPRK sudah mengadakan rapat Badan Musyawarah (Banmus) menyusun sejumlah jadwal dan agenda sidang tersebut. “Sesuai aturan, kedua pimpinan DPRK harus mundur karena maju sebagai cabup dan cawabup melalui sidang DPRK,” kata Ramli SE.

Terhadap hasil sidang itu, nantinya tentu akan diteruskan ke pihak terkait serta kepada Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Barat untuk diteruskan nama lain yang akan menjadi Pergantian Antar Waktu (PAW).

Ramli juga menginformasikan bahwa DPRK Aceh Barat juga sudah menjadwalkan pada Jumat (28/10), akan mengelar sidang penyampaian visi-misi cabup dan cawabup di gedung DPRK. Namun sebelumnya DPRK akan berkoordinasi dengan KIP Aceh Barat dalam penyampaian visi-misi kandidat tersebut yang akan diikuti tiga pasangan calon.

Seperti diketahui, jumlah pasangan yang akan maju di Pilkada Aceh Barat ada sebanyak tiga pasangan. Dua pasangan maju melalui jalur partai, yakni H Ramli MS-H Banta Puteh Syam dan HT Alaidinsyah-H Kamaruddin, sedangkan satu pasangan lagi maju melalui jalur independen, yakni Fuad Hadi-M Arif.

Sementara itu, Ketua KIP Aceh Barat, Bahagia Idris, mengatakan, KIP akan menetapkan pasangan calon pada 24 Oktober 2016 dan pada 25 Oktober dilanjutkan penarikan nomor urut. Sedangkan penyampaian visi-misi, setelah berkoordinasi dengan DPRK ditetapkan 28 Oktober.

KIP lanjutnya, memberikan waktu paling lama lima hari kepada dua Wakil Ketua DPRK Aceh Barat untuk menyerahkan surat pengunduran diri dari DPRK, terhitung sejak penetapan calon. “Demikian juga kepada calon incumbent, harus menyerahkan surat cuti sebelum masa kampanye tanggal 27 Oktober 2016,” tambah Bahagia.(riz)

Ikuti kami di
Editor: hasyim
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help