Gubernur Serahkan 1.963 Rumah Bantuan

Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah, menyerahkan 1.963 rumah Bantuan Stimulan

Gubernur Serahkan 1.963 Rumah Bantuan
Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah menyerahkan secara simbolis Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada masyarakat di Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa 18 Oktober 2016. Bantuan akan diberikan untuk 1.963 unit rumah di Enam Kabupaten/Kota di Aceh diantaranya, Sabang, Langsa, Pidie Jaya, Bener Meriah, Aceh Timur dan Aceh Besar. 

* Dari Kementerian PUPR

BANDA ACEH - Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah, menyerahkan 1.963 rumah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk penerima dari enam kabupaten/kota di Aceh. Penyerahan ini berlangsung di Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa (18/10).

Warga enam kabupaten/kota yang menerima bantuan ini dari Aceh Besar, Pidie Jaya, Aceh Timur, Bener Meriah, Kota Sabang dan Kota Langsa. Gubernur Zaini mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama dan sinergisitas yang baik antara Pemerintah Aceh dengan Kementerian PUPR melalui program BSPS.

“Bantuan ini merupakan wujud nyata keberpihakan Pemerintah dalam meningkatkan kualitas permukiman rakyat, khususnya masyarakat miskin,” kata Zaini, seperti dikutip dalam siaran pers yang dikirim kepada Serambi kemarin.

Gubernur menyebutkan hingga 2016, sudah ada sekitar 15.000 rumah di Aceh yang telah difasilitasi pembangunannya oleh program BSPS. Ia berharap, tahun 2017 program itu akan dilanjutkan sesuai dengan rencana awal, yaitu diberikan lagi kepada 2.500 penerima.

Gubernur menambahkan sejak 2012 hingga 2015, Pemerintah Aceh juga sudah membangun sekitar 11.400 rumah masyarakat miskin di 23 kabupaten/kota di Aceh. Ia melanjutkan, pembangunan itu akan terus dilanjutkan hingga semua masyarakat Aceh menempati rumah sehat dan layak huni.

Zaini Abdullah juga mengimbau kepada Bupati dan Wali Kota yang masyarakatnya menerima bantuan BSPS, agar terus memantau proses pemberian bantuan tersebut, sehingga bantuan itu tepat sasaran dan dimanfaatkan sesuai perjanjian.

Seperti diketahui, Program BSPS adalah fasilitasi pemerintah berupa bantuan stimulan untuk pembangunan atau peningkatan kualitas rumah kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yaitu masyarakat yang terbatas daya beli.

Dikutip dari siaran pers yang sama, Manajer Cabang Bank Tabungan Negara (BTN) Banda Aceh, Andy R M menyampaikan, sejak 2016 BSPS dilakukan secara otonomi oleh kabupaten/kota, sehingga pemerintah daerah dapat menentukan sendiri penerimanya dengan persetujuan pihak Kementerian PUPR.

Bantuan juga diberikan dalam bentuk bahan material bangunan, sehingga bisa langsung dimanfaatkan untuk merenovasi rumah sehingga layak huni. “Nanti akan ada koordinator yang akan mengawasi proses pemberian bantuan mulai dari administrasi hingga proses pembangunan selesai,” kata Andy.

Andy memastikan bantuan itu akan terus diberikan secara berkelanjutan hingga tahun mendatang untuk menciptakan masyarakat Indonesia memiliki rumah layak huni. (rel/mun)

Ikuti kami di
Editor: hasyim
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help