PBSA: Penanganan Banjir di Barat Selatan jangan Sebatas Bantuan Mi Instan

"Sepertinya ada yang sangat menikmati kondisi begini. Makanya tidak ada penanganan secara permanen," kata Ketua PBSA

PBSA: Penanganan Banjir di Barat Selatan jangan Sebatas Bantuan Mi Instan
SERAMBINEWS.COM/DEDEROSADI
Rumah penduduk Handel, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil, terendam banjir, Senin (17/10/2016) 

Laporan Nasir Nurdin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Terulangnya bencana banjir di wilayah barat-selatan Aceh, menurut Pengurus Persaudaraan Barat Selatan Aceh (PBSA) mengindikasikan kurang pedulinya pemerintah terhadap persoalan yang dihadapi oleh masyarakat di wilayah tersebut.

"Sepertinya ada yang sangat menikmati kondisi begini. Makanya tidak ada penanganan secara permanen," kata Ketua PBSA, Drs H Zainal Sabri MM dalam konferensi pers di Banda Aceh, Rabu (19/10/2016) terkait persiapan acara pengukuhan PBSA yang dijadwalkan berlangsung di Anjong Mon Mata, Sabtu (22/10/2016).

Zainal Sabri didampingi Sekjen PBSA, A Malik Musa SH MHum menambahkan, sangat ironi di tengah melimpahnya uang Aceh ternyata akar persoalan banjir di barat selatan Aceh tak kunjung ada solusi. "Wajar jika muncul pertanyaan dari masyarakat ada apa ini. Apakah memang ada yang menikmati untuk tujuan-tujuan tertentu," ujar Zainal.

Malik menambahkan, musibah banjir di Teunom, misalnya, secara turun temurun menjadi 'makanan' masyarakat yang menyisakan penderitaan tak terperikan. "Bicara banjir di Teunom, jangankan masyarakat, bebek saja sudah bosan berenang," tandas Malik Musa.

Baik Malik Musa maupun Zainal Sabri berharap agar persoalan banjir di barat selatan Aceh bisa diatasi secara permanen. "Penanganannya bukan sebatas membagi-bagikan mi instan saat bencana. Harus permanen. Kenapa Krueng Aceh bisa, kenapa sungai-sungai di barat selatan Aceh seperti dibiarkan saja begitu sehingga menjadi sumber bencana yang tak pernah berhenti," demikian pemegasan PBSA.(*)

Ikuti kami di
Penulis: Nasir Nurdin
Editor: faisal
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help