UNESCO Akui Masjidil Aqsa Sebagai Situs Warisan Islam, Israel Marah

keseluruhan kompleks Masjidil Aqsa hanya dengan nama yang dikenal umat Muslim yaitu Al Aqsa dan Haram Al Haram Al Sharif.

UNESCO Akui Masjidil Aqsa Sebagai Situs Warisan Islam, Israel Marah
Seorang jamaah muslim Palestina berdoa di luar kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem pada shalat Jumat pertama bulan suci Ramadhan, Jumat (19/6). Selama bulan suci Ramadhan, Israel memberikan kelonggaran bagi pria berusia di atas 40 dan wanita dari segala usia dari Tepi Barat dan Jalur Gaza untuk berdoa di tempat suci yang dikuasai Israel. AFP/AHMAD GHARABLI 

SERAMBINEWS.COM, YERUSALEM – Para Pemimpin Palestina menyambut baik keputusan badan kebudayaan dan pendidikan PBB, UNESCO untuk mengadopsi resolusi yang secara keras mengkritik kebijakan Israel di sekitar kompleks Masjidil Aqsa atau yang disebut dengan Temple Mount oleh umat Yahudi. Sebaliknya, keputusan UNESCO itu mendapat kecaman keras dari Pemerintah Negara Zionis.

Teks resolusi tersebut menyebut keseluruhan kompleks Masjidil Aqsa hanya dengan nama yang dikenal umat Muslim yaitu Al Aqsa dan Haram Al Haram Al Sharif. Dengan resolusi ini, UNESCO menolak adanya hubungan antara Israel dengan situs umat Yahudi, Temple Mount dan Tembok Ratapan di Yerusalem sekaligus mengakui Masjidil Aqsa sebagai situs warisan budaya umat Islam.

Wakil Duta Besar Palestina untuk UNESCO, Mounir Anatas yang dilansir Al Jazeera, Rabu (19/10/2016), mengatakan resolusi tersebut mengingatkan Israel bahwa mereka adalah kekuatan penjajah di Yerusalem Timur dan mendesak mereka untuk menghentikan semua pelanggaran yang dilakukan, termasuk penggalian di sekitar situ keagamaan.

Resolusi UNESCO itu juga mengecam Israel atas pembatasan terhadap umat Muslim ke kompleks Masjidil Aqsa dan agresi yang dilakukan oleh polisi dan tentara Israel.

Resolusi yang diajukan oleh Aljazair, Mesir, Lebanon, Maroko, Oman, Qatar, dan Sudan itu semula disetujui oleh 24 negara, dan ditolak oleh enam negara, sedangkan 26 negara lainnya menyatakan abstain.

Masjidil Aqsa terletak di Yerusalem Timur yang dianeksasi Israel menyusul invasi Negara Zionis itu pada 1967 sebagai bagian dari pendudukan militer di Tepi Barat. Sampai saat ini, langkah Israel itu tidak mendapat pengakuan dari komunitas internasional.

Pelanggaran dan pendudukan pasukan Israel di kompleks Masjidil Aqsa sampai saat ini telah menimbulkan protes yang berujung pada kematian dan luka-luka dari pihak warga Palestina. Akses umat Muslim ke tempat suci tersebut juga semakin dibatasi oleh pasukan pendudukan.

Ikuti kami di
Editor: faisal
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help