Seorang Pangeran Arab Saudi Dihukum Cambuk di Penjara

Hukum cambuk itu, demikian Reuters mengutip harian berbahasa Arab, Okaz, berlangsung satu bulan setelah kerajaan Arab Saudi

Seorang Pangeran Arab Saudi Dihukum Cambuk di Penjara
Getty Images
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Seorang pangeran Arab Saudi dari keluarga kerajaan Al Saud yang berkuasa, dicambuk di penjara Jeddah sebagai bagian hukuman, yang diperintahkan pengadilan.

Surat kabar Arab Saudi, Okaz, mengungkapkan hal itu pada Rabu (2/10/2016). Namun,  harian ini tidak menyebutkan identitas sang pangeran itu dan kesalahan apa yang membuatnya dihukum.

Hukum cambuk itu, demikian Reuters mengutip harian berbahasa Arab, Okaz, berlangsung satu bulan setelah kerajaan Arab Saudi menghukum mati satu pangeran lain karena melakukan pembunuhan.

Menurut laporan Okaz, pangeran tersebut juga diharuskan menjalani hukuman penjara.

Pencambukan dilaksanakan pada Senin (31/10/2016) oleh seorang polisi setelah sang pangeran terlebih dahulu diperiksa kesehatannya untuk memastikan bahwa ia kuat menerima cambukan.

Pemberitaan soal pencambukan terhadap pangeran dari keluarga yang berkuasa, Al Saud, sangat jarang terjadi.

Sejumlah pengguna media sosial Arab Saudi menyatakan, pencambukan itu menunjukkan bahwa hukum Islam tidak membeda-bedakan antara seorang pangeran dan rakyat biasa.

Para netizen lainnya mencurigai bahwa pencambukan terhadap pangeran itu sebagai taktik untuk menenangkan keresahan masyarakat menyangkut pengetatan ekonomi oleh pemerintah.

Laporan Okaz tidak menyebutkan berapa banyak cambukan yang diterima oleh pangeran tersebut.

Organisasi pegiat hak asasi manusia, Human Rights Watch, yang mengutip aktivis  Arab Saudi, mengatakan, pencambukan biasanya menggunakan tongkat kayu ringan.

Halaman
12
Editor: Fatimah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved