Sabtu, 11 April 2026

Citizen Reporter

Perth, Kota Ramah terhadap Tamu Asing

SAYA tulis reportase ini di sela-sela kesibukan saya ikut Student Paper Contest bidang minyak dan gas

Editor: bakri

OLEH MUHAMMAD NIZAMI, alumnus Program Studi S1 Teknik Perminyakan Institut Teknologi Bandung, melaporkan dari Perth, Australia

 SAYA tulis reportase ini di sela-sela kesibukan saya ikut Student Paper Contest bidang minyak dan gas tingkat Asia-Pasifik di Perth, Australia.

Even ini merupakan acara tahunan yang diselenggarakan Society of Petroleum Engineers (SPE) Regional Asia-Pasifik sebagai ajang seleksi untuk mengikuti lomba paper tingkat internasional yang diadakan tahun depannya.

Kontes ini dibagi ke dalam dua kategori, yaitu undergraduate (mahasiswa S1) dan postgraduate (mahasiswa S2 dan S3). Kebetulan, saya mengirim abstraknya saat masih berstatus mahasiswa S1, sehingga dapat mengikuti kompetisi ini dan berada di Perth selama satu minggu.

Setiap tahunnya, perlombaan ini diadakan bersamaan dengan Konferensi Ilmiah Minyak dan Gas, yaitu Asia-Pacific Oil & Gas Conference and Exhibition (APOGCE). Pada tahun ini, konferensi tersebut diadakan di Perth akhir Oktober 2016, termasuk acara kompetisi paper-nya.

Abstrak paper saya terpilih dan masuk ke dalam sepuluh besar abstrak terbaik dari sekitar 50 abstrak yang masuk dan berhak untuk ikut tahap presentasi. Sepuluh peserta dengan abstrak terpilih untuk kategori undergraduate berasal dari Indonesia, Australia, Thailand, dan Vietnam. Mungkin sebuah kebetulan, tiga peserta dari Indonesia, termasuk saya, semuanya berasal dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Selain ikut student paper contest, saya juga diberi kesempatan ikut Conference APOGCE 2016 yang terdiri atas panel session. Ini merupakan sesi yang diisi oleh pembicara-pembicara dari stakeholder di bidang migas. Sesi lainnya adalah technical session yang diisi pemaparan paper-paper ilmiah yang telah lolos seleksi abstrak dan akan dipublikasi di prosiding internasional.

Saya sangat bersyukur bisa mengikuti konferensi ilmiah ini dengan gratis karena berstatus sebagai peserta Student Paper Contest dan mendapatkan banyak sekali wawasan dan pengetahuan di bidang perkembangan teknologi minyak dan gas pada masa sekarang.

Tidak sah rasanya jika saya hanya ikut kompetisi dan konferensi di kota yang baru pertama kali saya kunjungi tanpa menjelajahinya. Maka, saya pun keliling Perth, ibu kota Provinsi Western Australia. Kota ini merupakan salah satu kota yang sepi dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya di Australia, seperti Sydney dan Melbourne.

Saya berada di kota ini saat baru saja masuk musim semi (spring), sehingga cuacanya dingin dan berangin, namun sangat cerah dan terlihat biru di seluruh penjuru langit.

Udara yang bersih, langit yang hampir selalu cerah, suasana yang tenang dan sepi, sehingga tidak salah Perth merupakan salah satu kota yang layak untuk ditempati.

Masyarakat di Kota Perth tergolong ramah-ramah. Mereka tak sungkan-sungkan menyapa lebih dulu saat berjalan kaki walaupun tidak saling kenal. Saya kagum dengan kota ini karena sistem transportasinya. Bus di kota ini sudah terintegrasi dengan baik, di mana jadwal kedatangan dan keberangkatan armada transportasi ini sudah tertera dengan jelas di setiap staisun dan halte.

Selain itu, pejalan kaki sangat dihormati oleh para pengendara mobil pribadi. Pada saat menyeberang, misalnya, walaupun jalan lagi sepi, tapi si pengendara selalu mempersilakan pejalan kaki untuk menyeberang lebih dulu.

Di kota ini hampir tak pernah terjadi kemacetan karena jumlah kendaraannya yang sedikit, lagi pula penduduknya juga relatif sedikit. Selain itu, hampir selalu saya temukan orang-orang yang mengendarai mobil dan sepeda. Sangat jarang saya temukan orang-orang yang mengendarai sepeda motor.

Kota ini juga memiliki banyak taman. Salah satunya adalah King’s Park and Botanic Garden, salah satu taman kota terbesar di Perth yang letaknya bersebelahan dengan pusat sentral bisnis Kota Perth.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved