Ada Suara Misterius Terdengar dari Kutub Utara, Militer Kanada Diterjunkan

Penduduk sekitar yang telah berbulan-bulan mendengarnya merasa putus asa dan meminta bantuan militer untuk menyelidiki suara misterius itu.

Ada Suara Misterius Terdengar dari Kutub Utara, Militer Kanada Diterjunkan
Deutche Welle
Dalam Konferensi Arktis Internasional 2013 puluhan politisi dan dan pakar membahas masalah likungan di kawasan Kutub Utara. Pertemuan itu berlangsung di kota Salechard, Siberia. Banyak pihak berpandangan, Rusia ingin menguasai sumber alam kawasan itu. 

SERAMBINEWS.COM - Berbulan-bulan lamanya penduduk di Nunavut, Kanada, dihantui oleh suara misterius yang berasal dari dasar lautan.

Suara aneh tersebut bahkan menakuti mamalia laut yang hidup di daerah tersebut.

Penduduk sekitar yang telah berbulan-bulan mendengarnya merasa putus asa dan meminta bantuan militer untuk menyelidiki suara misterius itu.

Suara yang terdengar mirip dengan suara "ping", "hum", atau "beep" ini dilaporkan berasal dari suatu tempat di dasar laut di Selat Hecla dan Fury, merupakan terusan sempit di Nunavut.

Nuvavut adalah wilayah berpenduduk paling sedikit di Kanada. Penghuninya cuma sekitar 31.000 orang.

Penduduk lokal Nuvavut biasanya masih senang berburu anjing laut dan paus. Selat Hecla dan Fury yang dikelilingi es adalah area berburu favorit. Di tempat inilah mamalia biasanya berkumpul untuk mencari makan.

Namun, hal ini berubah sejak musim panas yang lalu saat suara misterius mulai terdengar. Penduduk setempat melaporkan, banyak hewan pergi ke daerah lain.

"Daerah itu merupakan rute migrasi untuk paus dan juga anjing laut. Harusnya akan terdapat begitu banyak spesies itu di sana. Namun, musim panas ini mereka menghilang," kata pejabat pemerintah setempat, George Qulaut, seperti dikutip dari Science Alert, Jumat (4/11/2016).

"Ini tentu saja menjadi hal yang mencurigakan," katanya.

Penduduk sempat menduga, suara misterius tersebut berasal dari survei sonar yang dilakukan oleh perusahaan tambang, Baffinland Iron Mines Corporation. Namun, juru bicara perusahaan itu membantah.

Halaman
12
Editor: Yusmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved