SerambiIndonesia/

BIN Minta Masyarakat Tidak Mudah Percaya Informasi di Media Sosial

setiap informasi yang beredar di media sosial yang bukan berasal dari Deputi-VI, artinya itu bukan berasal dari BIN.

BIN Minta Masyarakat Tidak Mudah Percaya Informasi di Media Sosial
google/net

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Badan Intelijen Negara mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi kabar di media sosial terkait perkembangan Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta.

Stafsus Kepala BIN bidang Infokom M Adamsyah WH melalui keterangan tertulis, menyatakan, situasi dan kondisi politik di masyarakat tengah dipengaruhi euforia atas proses hukum Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama.

"(Kondisi itu) memungkinkan pihak-pihak tertentu memanfaatkan momentum yang ada untuk menyampaikan berita yang tidak benar," kata Adamsyah, Kamis (17/1/2016).

Ia mengatakan, dalam sejumlah kabar yang beredar di media sosial, di antaranya berisi informasi tentang hasil rapat koordinasi komite intelijen pusat (Kominpus).

Dalam informasi itu disebutkan tentang situasi dan kondisi nasional terkini.

Ia menambahkan, setiap informasi yang dipublikasi BIN, berasal dari Deputi-VI BIN, selaku bidang komunikasi dan informasi BIN. Dan itu bersifat satu pintu. 

Ia memastikan, setiap informasi yang beredar di media sosial yang bukan berasal dari Deputi-VI, artinya itu bukan berasal dari BIN.

"Deputi VI meminta kepada masyarakat agar tidak terprovokasi oleh berita-berita di media sosial yang simpangsiur dan tidak dapat dipertanggungjawabkan," tandasnya.

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help