Pembobol ATM Orang yang Sama

Penyidik Polsek Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, sudah menetapkan tiga tersangka kasus raibnya Rp 45 juta

Pembobol ATM Orang yang Sama

* Kasus Rp 45 Juta Raib Setelah Kartu ATM Ditukar

* Tiga Tersangka Ditangkap di Tamiang

LHOKSUKON - Penyidik Polsek Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, sudah menetapkan tiga tersangka kasus raibnya Rp 45 juta tabungan milik Ratna Juwita (43), PNS asal Pantonlabu, Tanah Jambo Aye, Aceh Utara. Ketiga tersangka adalah orang yang sama yang membobol anjungan tunai mandiri (ATM) nasabah bank di wilayah Aceh Tamiang dan Kota Langsa.

Ketiga tersangka masing-masing berinisial HDH (37), asal Medan Amplas, Sumatera Utara, RHR (34), asal Kota Padang, Sumatera Barat, dan DHS (38), asal Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Ketiganya ditangkap aparat Polres Langsa beberapa waktu lalu, juga dalam kasus pembobolan ATM nasabah bank.

Untuk diketahui, pada 11 Oktober 2016, Ratna Juwita melapor kehilangan uang Rp 45 juta ke Polsek Tanah Jambo Aye. Uang itu hilang setelah kartu ATM-nya ditukar seorang pria yang berpura-pura menawarkan bantuan. Saat itu, Ratna hendak menarik uang di ATM Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Ceupedak, Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

Saat di mesin ATM, Ratna tak bisa memasukkan kartu ATM-nya. Lalu pria itu menawarkan jasa untuk membantunya. Berdasarkan rekaman CCTV di mesin ATM tersebut, saat itulah pria itu mengganti kartu ATM milik Ratna dengan kartu ATM palsu. Saat Ratna memasukkan kartu ATM dan menekan PIN, pria tersebut sempat melihatnya, lalu langsung pergi.

Setelah itu Ratna baru curiga kartu ATM-nya telah ditukar oleh pria tersebut. Ratna bergegas ke bank untuk mengeprint buku tabungannya. Ternyata uang Rp 45 juta sudah berpindah tangan. Uang Rp 45 juta itu ditarik tunai dan ditransfer ke sejumlah rekening oleh pria yang mengganti kartu ATM-nya saat berada di SPBU.

Kapolres Aceh Utara AKBP Wawan Setiawan melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Teguh Yano Budi kepada Serambi, Rabu (16/11) mengatakan, rekaman CCTV di mesin ATM SPBU Ceumpedak hanya merekam dua pelaku, karena seorang lagi menunggu di dalam mobil.

Teguh menyebutkan, tersangka HDH berperan menukar kartu ATM milik Ratna dan memasang potongan tusuk gigi di slot mesin ATM. Lalu DHS berperan mengintip Ratna saat menekan nomor PIN. Sedangkan RHR menunggu di mobil saat dua temannya beraksi di ATM, dan menarik uang dari rekening korban.

“Dalam pemeriksaan, ketiganya mengakui perbuatanya menguras ATM korban. Aksi itu memang sudah direncanakan sebelumnya. Setelah berhasil mendapatkan ATM dan PIN korban, mereka langsung pergi untuk menarik uang lalu kembali ke kawasan Medan,” kata Kapolsek Tanah Jambo Aye.

Informasi yang dihimpun Serambi, ketiga tersangka bukan hanya beraksi membobol ATM nasabah bank di Aceh Utara. Tapi ketiganya juga beraksi di kawasan Kota Langsa dan Aceh Tamiang. Ketiga tersangka tersebut kini masih diamankan di Polres Langsa untuk proses penyelidikan. Sebab, ketiganya akan menjalani proses hukum di tiga wilayah tersebut.

Ketiga tersangka itu ditangkap Tim Resmob Sateeskrim dan Intelkam Polres Langsa pada 20 Oktober 2016 di SPBU Dua Dara, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang (masih dalam wilayah hukum Polres Langsa). (jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help