Tujuh Penjudi di Pidie Dicambuk 15 Kali

"Mereka semua dicambuk setelah menerima putusan dari Mahkamah Syariah Sigli sejak Kamis (10/11/2016) pekan lalu,"

Tujuh Penjudi di Pidie Dicambuk 15 Kali
ILUSTRASI -- Algojo melakukan eksekusi hukuman cambuk di kompleks Meunasah Gampong Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Selasa (1/3/2016). Eksekusi dilakukan terhadap 18 terhukum yang melakukan pelanggaran khamar, khalwat, dan maisir (Qanun Nomor 6 Tahun 2014) tentang Hukum Jinayat. Enam di antaranya terhukum perkara khamar masing-masing dicambuk sebanyak 40 kali. SERAMBI/M ANSHAR 

Laporan Idris Ismail | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Tujuh penjudi asal Kecamatan Simpang Tiga dan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, dicambuk antara 10 smapai 15 kali di hadapan ribuan jamaah salat jumat Mesjid Agung Al-Falah Kota Sigli, Jumat (18/1/2016) sekira pukul 14.00 WIB .

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Pidie, Sabaruddin SH ‎kepada Serambinews.com, usai prosesi pelaksanaan hukuman cambuk mengatakan, ketujuh pelaku terbukti bersalah melanggar Qanun Syariat Islam tentang Maisir (Judi).

Mereka yang disebat itu masing-masing Faisal (30) asal Gampong Peukan Tuha, Kecamatan Simpang Tiga dicambuk 15 kali, Fahmi (38) asal Gampong Cot Jaja, Simpang Tiga dicambuk 10 kali, Yuswardi (31) asal Gampong Jaja Tunong, Simpang Tiga dicambuk 10 kali, Mahyudar (38) asal Gampong Ujung Baroh, Simpang Tiga dicambuk 10 kali.

Selanjutnya, Khalidin (28) asal Gampong Mesjid Gigieng, Simpang Tiga dicambuk 10 kali, Fajri (37) asal Gampong Rambanyan Lueng, Peukan Baro dicambuk 10 kali, dan Samsul Bahri (57) asal Gampong Rambayan Lueng, Peukan Baro dicambuk 12 kali.

"Mereka semua dicambuk setelah menerima putusan dari Mahkamah Syariah Sigli sejak Kamis (10/11) pekan lalu," sebut Sabaruddin. (*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved