SerambiIndonesia/

Puisi

Rintik-rintik Harapan

wajah kami saban hari menadah ke langit melihat awan gelap di udara berharap ada butiran

Rintik-rintik Harapan

Karya M.Darianzhah Putra

wajah kami saban hari menadah ke langit

melihat awan gelap di udara

berharap ada butiran-butiran air setelahnya

namun angin menggiring awan mendung

agar segera pergi

telah cukup lama waktu menunggu

kini hujan tak lagi datang

tak ada dedaunan dan ilalang yang basah

mata air hilang

merindukan hujan

entah esok atau lusa

sembari simpul-simpul doa yang melayang

di udara

kami merindukan hujan,

karena kata lain dari hujan adalah kerinduan.

Padang Tiji, 2016

* M.Darianzhah Putra, tinggal di Sigli

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help