Bank Aceh Raih IPPKINDO Award

PT Bank Aceh Syariah dinobatkan sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)

Bank Aceh Raih IPPKINDO Award
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jawa Timur, DR Ec Widodo Suryantoro MM (kiri) disaksikan Ketua Umum IPPKINDO Pusat,Hj Titi Miktiani Cacuk Sudaryanto menyerahkan penghargaan IPKINDO AWARD 2016 kepada Bank Aceh yang diterima Corporate Secretary Bank Aceh, Amal Hasan di Grand City Convention Hall Surabaya, Jawa Timur, Rabu (23/11). 

* Kategori BUMD Pembina UKM Terbaik

BANDA ACEH - PT Bank Aceh Syariah dinobatkan sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang sudah berperan aktif membina dan mengembangkan usaha kecil di daerah, sehingga meraih penghargaan IPPKINDO Award 2016 kategori BUMD pembina UKM terbaik.

Penghargaan dari Ikatan Pengembang Pengusaha Kecil Indonesia (IPPKINDO) ini diserahkan Gubernur Jawa Timur diwakili Kadis Perdagangan dan Perindustrian setempat, DR Ec Widodo Suryantoro MM dan diterima Corporate Secretary Bank Aceh, Amal Hasan mewakili Direktur Utama (Dirut) bank itu, Busra Abdullah di Grand City Convention Hall, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (23/11).

Dirut Bank Aceh melalui Corporate Secretary, Amal Hasan menyampaikan informasi ini lewat siaran pers kepada Serambi kemarin sore. Menurut Amal, penyerahan penghargaan ini turut disaksikan Ketua Umum IPKINDO Pusat, Hj Titi Miktiani Cacuk Sudaryanto di hadapan sekitar 400 undangan lainnya.

“Penghargaan itu diberikan berdasarkan penilaian IPPKINDO atas keterlibatan dan partisipasi BUMD/BUMN serta dinas dan instansi pemerintah secara langsung atau tidak dalam mendukung pengembangan Usaha Kecil Mikro (UKM) di daerah masing masing,” kata Amal Hasan.

Amal Hasan mengaku sangat bersyukur karena apa yang sudah dilakukan Bank Aceh selama ini telah mendapat apresiasi nasional. Hal ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi Bank Aceh untuk terus berperan lebih maksimal mendukung sektor UKM, sehingga hal ini sesuai rencana Bank Aceh menambah optimalisasi fungsi dan peran di berbagai sektor ekonomi produktif pada 2017. Sasaran utama UKM/UMKM.

Apalagi, kata Amal Hasan dengan telah berjalannya konversi dari sistem konvensional ke sistem dan prinsip syariah, maka salah satu program transformasi akan dilakukan Bank Aceh adalah transformasi sasaran bisnis jangka pendek, menengah, dan panjang yang berorientasi pada skim bisnis di sektor produktif.

“Kita akan terus memperluas akses layanan untuk menjangkau sentra ekonomi masyarakat. Secara bertahap pembiayaan akan dikembangkan proporsional antara sektor konsumtif, produktif, dan multiguna. Dalam lima tahun ke depan pembiayaan di sektor UKM/UMKM serta sektor produktif lainnya akan dominan. Kita juga akan berkoordinasi dan bersinergi dengan IPPKINDO Aceh untuk pengembangan sektor UKM,” jelasnya.

Dalam siaran pers yang sama, Corporate Secretary Bank Aceh, Amal Hasan mengatakan penyerahan penghargaan dari IPPKINDO di Grand City Convention Hall, Surabaya, Jawa Timur kemarin bersamaan diadakan pameran atau expo UKM IPPKINDO 2016 yang diikuti 174 BUMD, BUMN, dinas dan instansi pemerintah dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

“Bank Aceh bekerja sama IPPKINDO Aceh turut ambil bagian dalam pameran UKM itu dengan mengikutsertakan berbagai produk khas daerah hasil produksi mitra binaan Bank Aceh dan IPPKINDO Aceh,” demikian Amal Hasan. (rel/sal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help