Ini Wilayah Terkena Dampak

PUSAT Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melansir data

Ini Wilayah Terkena Dampak
Turis manca negara, naik perahu dorong melewati banjir yang menggenangi badan jalan Singkil-Subulussalam di Desa Ujung Bawang, Aceh Singkil, Selasa (29/11). 

PUSAT Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melansir data wilayah yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Singkil hingga posisi pukul 18.00 WIB, Selasa 29 November 2016. Data sementara tercatat 7.532 KK/29.574 jiwa dalam 34 desa di lima kecamatan yang terdampak bencana tersebut.

Rinciannya, di Kecamatan Singkil meliputi Desa Pemuka (95 KK/485 jiwa), Kuta Simboling (82 KK/370 jiwa), Paya Bumbung (167 KK/620 jiwa), Takal Pasir (165 KK/992 jiwa, termasuk 102 jiwa di Pesantren Darul Mahabbah), Teluk Rumbia (226 KK/950 jiwa), Kilangan (384 KK/2.030 jiwa, termasuk Pesantren Darul Hasanah), Siti Ambia (474 KK/2.070 jiwa), Ujung (700 KK/2.700 jiwa), Selok Aceh (225 KK/720 jiwa), dan Desa Teluk Ambun 240 KK/1.039 jiwa.

Di Kecamatan Singkil Utara, Desa Gostel Barat (317 KK/961 jiwa), Kampung Baru (184 KK/750 jiwa), dan Ketapang Indah (361 KK/1.444 jiwa).

Kecamatan Gunung Meriah, Desa Rimo (117 KK/509 jiwa), Cingkam 673 KK/310 jiwa, Penjaitan (18 KK/91 jiwa), Gunung Lagan (30 KK/150 jiwa), Sidorejo (111 KK/375 jiwa), Tanah Mirah (25 KK/200 jiwa), Sianjo-anjo (belum terdata jumlah kk dan jiwa).

Kecamatan Simpang Kanan, Desa Lae Riman (30 KK/125 jiwa), Silatong (35 KK/185 jiwa), Ujung Limus (63 KK/284 jiwa), Tanjung Mas (82 KK/398 jiwa), Cibubukan (134 KK/592 jiwa), Serasah (22 KK/83 jiwa), Kain Golong (9 KK/34 jiwa), dan Lipat Kajang (15 KK/70 jiwa).

Kecamatan Gunung Meriah, Desa Rimo (117 KK/509 jiwa), Cingkam 673 KK/310 jiwa), Penjaitan 18 KK/91 jiwa), Gunung Lagan (30 KK/150 jiwa), Sidorejo (111 KK/375 jiwa), dan Tanah Mirah (25 KK/100 jiwa ditambah santri pesantren 100 orang).

Kecamatan Suro juga dilaporkan terendam namun hingga tadi malam belum ada data korban terdampak. Tim Pusdalops BPBD Aceh Singkil sudah turun ke lokasi banjir untuk pendataan dan berkoordinasi dengan para camat. Juga membuka dapur unum di beberapa desa di Kecamatan Singkil dan mendirikan tenda/teratak untuk dapur umum di Desa Silatong.

Pemerintahan Aceh melalui BPBA telah mengirimkan bantuan logistik masa panik berupa beras 350 sak, mi instan 350 kardus, minyak makan 350 kg, air mineral 300 dus, saus 350 botol, kecap 350 botol, telur ayam 7.000 butir, ikan kaleng 700 kaleng, gula pasir 300 kg, kain sarung 200 lembar, baju sekolah SD 100 pasang, dan baju sekolah SMP 100 pasang.(nas)

Ikuti kami di
Editor: bakri
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help