Perkelahian Maut, Satu Tewas di Bener Meriah

Namun keponakan Amrun tidak terima dengan kesepakatan tersebut, sehingga terjadi percekcokan dan perkelahian sehingga membuat Amrun terkena bacokan di

Perkelahian Maut, Satu Tewas di Bener Meriah
NET
Ilustrasi perkelahian 

Laporan Muslim Arsani | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG – Perkelahian berujung tewasnya satu orang, terjadi pada Selasa (29/11/2016) sore, di kampung Gele Semayang Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah.

Informasi dihimpun Serambinews.com, perkelahian itu disebabkan kesalahpahaman antara pelaku Hely Toba (27) dengan Amrun (40) pada hari Minggu (27/11/2016), sekira pukul 16.30 WIB.

Ketika itu pelaku Herly Toba mengemudikan mobil penumpang minubus L300 untuk menjemput penumpang di Kampung Gele Semayang. Saat Hely melintas di kampung itu, Amrun yang meneriaki.

“Hoi, pelan-pelan bawa mobilnya,” ungkap salah seorang saksi Mukhlisin (26) warga Kampung Gele Semayang, menirukan teriakan Amrun.

Lalu keduanya pun terlibat perkelahian dan dilerai oleh warga setempat, dan disepakati melakukan perdamaian pada hari, Selasa (29/11/2016).

Saat perdamaian di kantor kepala kampung Gele Semayang kemarin, kedua belah pihak sudah sepakat untuk berdamai. Namun keponakan Amrun tidak terima dengan kesepakatan tersebut, sehingga terjadi percekcokan dan perkelahian sehingga membuat Amrun terkena bacokan di perut.

Amrun pun kemudian dilarikan ke Puskesmas Bandar, namun naas saat dalam perjalanan korban menghembuskan napas terakhirnya.

Hingga sampai berita ini diturunkan, Serambinews.com belum mendapatkan konfirmasi dari pihak kepolisian setempat.

Ikuti kami di
Editor: Zaenal
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help