Plt Gubernur Minta Dinas Cek Penyebab Banjir Singkil

Sejauh ini, kata Soedarmo, pemerintah baik provinsi maupun Pemkab Aceh Singkil telah menyerahkan bantuan beras untuk korban banjir

Plt Gubernur Minta Dinas Cek  Penyebab Banjir Singkil

Laporan Yarmen Dinamika | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Soedarmo memerintahkan dinas terkait di Aceh untuk mengecek di lapangan  dan mengevaluasi penyebab terjadinya banjir di Aceh Singkil dan Kota Subulussalam dalam empat hari terakhir.

Selanjutnya, Plt Gubernur meminta dinas terkait mencari solusi untuk mencegah agar tidak terjadi lagi banjir serupa, baik di Aceh Singkil maupun di kabupaten/kota lainnya yang selama ini sering dilanda banjir.

"Kita harus menyiapkan langkah pencegahan, tidak hanya fokus mengatasi dampak setelah terjadinya bencana alam, khususnya banjir," kata Soedarmo kepada Serambinews.com via WhatsApp, Rabu (30/11/2016) pagi.

Sejauh ini, kata Soedarmo, pemerintah baik provinsi maupun Pemkab Aceh Singkil telah menyerahkan bantuan beras untuk korban banjir tahap pertama sebagai berikut: untuk Kecamatan Aceh Singkil 35.742 kg, Kecamatan Gunung Meriah 1.600 kg, dan untuk Kecamatan Simpang Kanan 2.657 kg.

Dapur umum pun sudah didirikan di sepuluh titik, yakni di Ujung Bawang, Sukadamai, Pancang Dua, Muara Pea, Ujung Limus, Seluk Aceh, Takal Pasir, Suka Makmur, Siti Ambia, Desa Ujung, dan Kilangan.

Selain itu, pemerintah juga sudah mendirikan tenda-tenda untuk pengungsi, mendirikan dapur umum, posko kesehatan dan lain-lain,  termasuk menyalurkan sumbangan dari Kementerian Sosial yang sedang dalam perjalanan dari Banda Aceh ke lokasi.

Untuk meninjau langsung kondisi korban dan kawasan deraan banjir, Plt Gubernur berencana akan bertolak ke Singkil, Kamis (1/12/2016) pagi naik heli milik Kodam Iskandar Muda dari Blangpadang, Banda Aceh.

Plt Gubernur akan berangkat ke Singkil bersama Pangdam, Kapolda, Kajati, dan Pimpinan DPRA.

Ia ingatkan bahwa bencana banjir sekarang ini tidak hanya melanda wilayah Aceh, tetapi juga melanda  Pulau Jawa, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat, termasuk Pulau Madura dan DKI Jakarta.

"Hal ini terjadi mungkin di samping disebabkan faktor anomali cuaca--sehingga menyebabkan adanya curah hujan cukup besar--tetapi juga adanya penebangan liar terhadap pepohonan di hutan. Termasuk adanya pendangkalan atau sedimentasi sejumlah sungai. Itulah sebabnya saya instruksikan dinas terkait untuk mengecek penyebab terjadinya banjir di Aceh Singkil dan mencarikan solusinya agar banjir serupa tidak terulang," kata Soedarmo. (*)

Ikuti kami di
Penulis: Yarmen Dinamika
Editor: faisal
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help