Saat Acara Tulak Bala, Warga Tangan-tangan Hanyut Terseret Arus

Korban bernama Safran (18), warga Desa Ujong Padang, Kecamatan Tangan-tangan, Kabupaten Abdya.

Saat Acara Tulak Bala, Warga Tangan-tangan Hanyut Terseret Arus
ILustrasi 

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Tradisi Tulak Bala atau Rabu Habeh yang setiap tahun dirayakan dengan cara berekreasi ke lokasi objek wisata selalu memakan korban jiwa.

Pada tahun ini salah seorang warga asal Tangan-tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dilaporkan hanyut terseret arus saat sedang manti bersama rekannya di sungai belakang Ponpes Darul Ikhsan, Gampong Pawoh, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (30/11/2016).

Korban bernama Safran (18), warga Desa Ujong Padang, Kecamatan Tangan-tangan, Kabupaten Abdya. Dia terseret arus sungai saat mandi bersama 10 rekannya diacara tulak bala.

"Laporan yang saya terima dari anggota dilapangan ada 4 orang yang terseret arus, tiga berhasil selamat dan satu bernama Safran hilang terseret arus," kata Ketua Satgas SAR Kabupaten Aceh Selatan, May Fendri SE.

May Fendri yang mengaku sedang di Jakarta dalamrangka menghadiri kegiatan BASARNAS mengaku sudah memerintahkan anggotanya untuk membantu upaya pencarian terhadap korban.

"Tim BPBD Aceh Selatan, Tim SAR, personel TNI/Polri dan masyarakat saat ini masih melakukan upaya pencarian terhadap korban. Mudah-mudahan korban cepat diketemukan," kata May Fendri SE.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Aceh Selatan, Rahmad Humaidy ST MM yang berada dilokasi mengaku pihaknya masih melakukan upaya pencarian terhadap korban terseret arus tersebut.

"Kejadiannya sekira pukul 16.00 WIB. Saat ini masih dilakukan pencarian," jelasnya singkat. (*)

Ikuti kami di
Penulis: Taufik Zass
Editor: Yusmadi
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help