SerambiIndonesia/

Disbudpar Seminarkan Wisata Halal di Hadapan Ulama Se-Aceh

“Kita harapkan semoga perwujudan destinasi wisata halal semakin cepat dengan semakin banyak yang memahami dan menggerakkan,”

Disbudpar Seminarkan Wisata Halal di Hadapan Ulama Se-Aceh
SERAMBI/M ANSHAR
Umat Islam melaksanakan Shalat Tarawih malam pertama bulan Suci Ramadan 1436 Hijriah di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Rabu (17/6) malam. 

Laporan Nurul Hayati | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menyelenggarakan acara bertajuk 'Melalui Seminar Wisata Halal Kita Wujudkan Aceh Sebagai Destinasi Wisata Budaya Halal Terbaik Dunia’.

Acara yang diikuti oleh 74 peserta dari stakeholder terkait itu berlangsung di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Rabu (7/12/2016).

Wisata Halal
Ilustrasi

“Kita harapkan semoga perwujudan destinasi wisata halal semakin cepat dengan semakin banyak yang memahami dan menggerakkan,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar), Reza Fahlevi di sela-sela acara.

Acara diikuti oleh para ulama dari unsur ketua atau perwakilan MPU dan asisten dua dari 23 kabupaten/ kota, perwakilan Dinas Syariat Islam, Biro Keistimewaan, Biro Ekonomi, Badan Dayah, Disperindag, Asisten satu, Direktur Pam Obvit Polda Aceh, Ketua DPRK Banda Aceh dan Aceh Besar, Satpol PP, Pimpinan Pesantren, Pengurus Masjid Raya Baiturrahman dan Pengurus Masjid Baiturrahim Ulee serta Pengurus Masjid Lampuuk.

Destinasi Wisata Halal
Kain sarung dengan label berbahasa Aceh.

Seminar sehari tersebut menghadirkan narasumber yaitu Endy Aswara dari DSN Jakarta, Tgk Drh Fachurrazi MP dari MPU Aceh, dan Denny dari LPPOM MPU Aceh.

“Seminar ini bertujuan menyamakan persepsi tentang konsep wisata halal. Para ulama kita mendukung sepanjang tidak melanggar syariat Islam,” terang Reza.

Seperti diketahui usai ditetapkan sebagai salah satu wisata halal, Pemerintah Aceh terus berbenah.

Di antaranya dengan upaya sertifikasi hotel, restoran, dan produk berlabel halal.

Hal itu dilakukan dalam upaya menjadikan Aceh sebagai perwakilan Indonesia menjadi destinasi budaya ramah wisatawan muslim dunia. (*)

Penulis: Nurul Hayati
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help