Pemegang KKS tak Terima Raskin

Sejumlah warga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Nagan Raya selama 2016 tidak menerima bantuan

Pemegang KKS tak Terima Raskin

SUKA MAKMUE - Sejumlah warga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Nagan Raya selama 2016 tidak menerima bantuan beras untuk keluarga miskin (raskin). “Percuma saja kami punya Kartu KKS dari pemerintah, kalau hak kami selaku rakyat kecil tak pernah diberikan,” kata Amri, salah satu pemegang KKS dari Gampong Krueng Ceuko, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya kepada Serambi, Senin (19/12).

Dia sebutkan bersama sejumlah warga lainnya ia sudah berupaya mempertanyakan persoalan ini kepada pihak terkait di Pemkab Nagan Raya. Akan tetapi, tetap saja tidak mendapat jawaban yang jelas. Amri menjelaskan warga yang lain di desa tempat ia tinggal justru mendapat raskin dari pemerintah meski juga menerima KKS. “Kalau pun ada warga yang dapat, mereka cuma dapat jatahnya sekitar tiga bambu (6 liter beras) untuk satu keluarga,” katanya.

Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Nagan Raya, Mustafa kepada Serambi kemarin mengatakan sejumlah penerima bantuan raskin serta sejumlah penerima bantuan lainnya dari Kementerian Sosial di Nagan Raya memang telah dikurangi.

Hal ini terjadi karena pada tahun 2015 lalu telah dilakukan pendataan ulang oleh petugas terkait langsung dari Kemensos RI terhadap kriteria penerima bantuan dari pemerintah di Nagan Raya.

Menyangkut dengan adanya warga yang kini tidak lagi mendapatkan bantuan serupa, Mustafa menduga hal itu mungkin salah satu warga yang tidak lagi menerima raskin karena kemungkinan tak lagi berhak mendapatkannya karena status ekonomi yang tak sesuai dengan kriteria penerima.

“Kalau pun ada warga yang tak menerima raskin (bantuan), mungkin mereka bukan lagi penerima yang berhak. Sehingga bantuan ini dialihkan kepada warga lainnya yang kurang mampu dan berhak menerimanya,” kata Mustafa.

Ia menjelaskan, proses verifikasi tentang layak tidaknya seseorang warga mendapatkan bantuan ini ditentukan langsung oleh petugas yang melakukan pendataan dari Kemensos RI, serta tidak ditangani oleh Dinas Sosial Kabupaten Nagan Raya, kata Mustafa.(edi)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved