Akhirnya, Pemkab Nagan Raya Batalkan SK Pelantikan Anggota TNI Sebagai Kepala Desa

"Hal ini (pembatalan SK pelantikan) setelah melalukan koordinasi dengan bupati maupun Kabag Pemerintahan Setdakab Nagan Raya,"

Akhirnya, Pemkab Nagan Raya Batalkan SK Pelantikan Anggota TNI Sebagai Kepala Desa
SERAMBINEWS.COM/DEDI ISKANDAR

Laporan Dedi Iskandar | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Dandim 0116/Nara Letkol Kav Moch Wahyudi, SIP MTr (Han) menyatakan pengangkatan Sertu Efendi sebagai Kepala Desa (Keuchik) Desa Pulo, Kecamatan Kuala Pesisi, kabupaten setempat pada Minggu (25/12/2016) malam sudah dibatalkan oleh Bupati Nagan Raya Drs Teuku Zulkarnaini.

"Hal ini (pembatalan SK pelantikan) setelah melalukan koordinasi dengan bupati maupun Kabag Pemerintahan Setdakab Nagan Raya," kata Dandim M Wahyudi dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Minggu malam melalui Aplikasi WhatsApp.

(BACA: Danrem 012 Teuku Umar: Batalkan SK Pelantikan Anggota TNI Jadi Kepala Desa)

Menurut dandim, Bupati Nagan Raya pernah mengajukan permohonan surat bantuan personel Babinsa untuk diangkat sebagai pejabat sementara geuchik.

"Atas dasar surat tersebut kami sedang mengajukan permohonan ijin kepada pimpinan yang berwenang dan hal tersebut masih dalam proses," tulisnya.

Lebih lanjut Dandim Wahyudi menjelaskan bahwa Prajurit TNI Aktif yang akan mengikuti Pilkades tidak harus mengajukan pengunguran diri dari dinas keprajuritan atau pensiun dini terlebih dahulu.

Namun proses pengajuan pensiun dini dilakukan setelah ditetapkan sebagai kepala desa.

"Sebelum pelaksanaannya harus mendapatkan izin dari pimpinan, proses mendapatkan ijin inilah yang masih dalam proses, sehingga kami sampaikan bahwa pengangkatan anggota kami harus dan sudah dibatalkan demi hukum," tulisnya.

(BACA: Di Nagan Raya, Anggota TNI Aktif Dilantik Jadi Kepala Desa)

Menurutnya, proses pembatalan pengangkatan geuchik tersebut sudah ia sosialisasikan baik kepada masyarakat Dusun Lueng Mane maupun masyarakat Gampong Pulo, Kecamatan Kuala Pesisir.

"Dan sebelumnya saya sudah mendapatkan konfirmasi baik oleh Bapak Bupati maupun Kabag Pemerintahan Nagan Raya dan masyarakat pun sudah mengetahui akan pembatalan tersebut, sehingga saat ini administrasi pemerintahan di Gampong Pulo maupun Dusun Lueng Mane sudah berjalan seperti semula," ujar Dandim. (*)

Penulis: Dedi Iskandar
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved