KMP BRR Tambah Trip Balohan-Ulee Lheue

Meningkaynya jumlah pengunjung ke Sabang sejak dua hari terakhir, membuat PT ASDP Indonesia Ferry

KMP BRR Tambah Trip Balohan-Ulee Lheue
Ratusan penumpang lambat KMP BRR ketika turun di Pelabuhan Balohan, Sabang 

SABANG - Meningkaynya jumlah pengunjung ke Sabang sejak dua hari terakhir, membuat PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menambah jadwal keberangkatan kapal lambat KMP BRR dari dua trip jadi tiga trip.

Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan Balohan, Abdurrani kepada Serambi Minggu (25/12) mengatakan, mulai Sabtu (24/12) jumlah wisatawan yang berlibur ke Sabang mulai meningkat. Dengan demikian membuat PT ASDP menambah trip pelayaran KMP BRR dari Balohan Sabang ke Ulee Lheue Banda Aceh dari dua trip jadi tiga trip. Trip I pukul 08.00 WIB, trip II pukul 13.00 WIB, dan trep III pukul 18.00 WIB.

Sementara kapal cepat masih tetap berlayar dua trip mengangkut penumpang dari Sabang ke Ulee Lheue, Banda Aceh dan sebaliknya, trip I berangjat pukul 08.00 WIB dan trip II pukul 14.30 WIB.

“Diperkirakan tidak kurang dari 2.000-2.500 orang penumpang yang berkunjung ke Sabang dalam setiap harinya. Sementara jumlah penumpang dari Sabang yang menyeberang ke Ulee Lheue, Banda Aceh, masih normal, yakni hanya sekitar 800 orang. Puncak peningkatan penumpang diperkiarakan terjadi 30 Desember 2016 hingga 2 Januari 2017,”katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh, Misdaryanto yang mengatakan, dalam dua hari terakhir ini jumlah penumpang kapal yang menyeberang dari Banda Aceh ke Sabang terjadi peningkatan dari hari biasanya.

Meski pengunjung yang akan berlibur ke Sabang pada liburan akhir tahun ini meningkat, namun sejauh ini masih banyak kamar di hotel-hotel dan penginapan lainnya yang belum terisi. Dari 800 kamar yang tersedia, hanya 80 persen yang sudah terisi atau di boking oleh wisatawan, sementara 20 persen lainnya masih kosong.

Menurut Sekretaris Disbudpar Sabang, M Ali Taufik, jumlah wisatawan yang menginap di hotel dan penginapan lainnya pada musim liburan alhir ini berkurang dari tahun sebelumnya. Menurunnya wisatawan yang menginap di hotel dan penginapan lainnya itu, disebabkan karena berkurangnya jumlah pengunjung yang datang ke Sabang.

Berkurangnya jumlah wisatawan yang datang ke Pulau Weh itu dibandingkan dengan tahun sebelumnya itu, disebakan para wisata itu enggan datang setelah terjadinya peristiwa gempa bumi yang melanda Kabupaten Pidie Jaya dan Sabang belum lama ini.(az)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved