Rumah Wartawan Medan Bisnis Ludes Terbakar

Saat penutup jeriken dibuka, tiba-tiba api langsung menyambar membuat Salwani panik mencoba menyelamatkan sepeda motor miliknya

Rumah Wartawan Medan Bisnis Ludes Terbakar
SERAMBINEWS.COM/NASIR TAMIANG

Laporan Muhammad Nasir I Aceh Tamiang 

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG -  Rumah wartawan Harian Medan Bisnis meliput di Aceh Tamiang, Indra, ludes terbakar dalam musibah yang terjadi, Minggu (1/1/2017).

Tidak ada barang yang bisa diselamatkan dalam musibah itu kecuali pakaian di badan, sementara istrinya Salwani (39) mengalami luka bakar di kedua tangan dan kakinya dan saat ini dirawat di Pukesmas Seruway.

Istri wartawan Medan Bisnis, Salwani (39) kepada Serambinew.com,Minggu (1/1/2017)) mengatakan, musibah kebakaran tersebut terjadi begitu cepat, kejadian ini bermula, usai  shalat Shubuh sekira pukul 06.05 WIB, dirinya bermaksud menuangkan bensin dalam jeriken kedalam botol  untuk dijual karena korban juga berjualan minyak bensin depan rumah.

Pada hari naas tersebut, sejak semalam, Pukul 02.00 WIB, listrik di Aceh Tamiang padam, sehingga ia menyalakan lilin dan diletakkan di atas kulkas yang berjarak sekitar lima meter dari korban berdiri mengisi minyak bensin dari jeriken ke dalam botol agua.

Saat penutup jeriken dibuka, tiba-tiba api langsung menyambar membuat Salwani panik mencoba menyelamatkan sepeda motor miliknya, namun api langsung menyambar kaki korban.

Sementara anak perempuan Indra yang paling kecil sekira umur lima tahun melihat api membesar langsung keluar rumah dari pintu samping.

Dalam waktu cepat api langsung  membumbung tinggi,  rumah semi permanen yang terdiri dari papan itu dengan cepat membesar dan hanya hitungan meniat semua ludes terbakar termasuk satu unit sepeda motor beat miliknya.

Saat kejadian tersebut, Indra bersama empat anak laki-lakinya tidak berada di rumah,  karena malam tahun baru empat anak laki-lakinya minta tidur di tempat neneknya di Kota Kualasimpang untuk melihat suasan pergantian tahun.

“Tengah malam saya sempat telepon istri, nanyak  apa berani tidur sendiri sama anak paling kecil dan di jawab istrinya berani sehingga ia bersama empat anaknya tidur di rumah orang tua di Kualasimpang,” ujarnya.

Indra mengetahui rumahnya terbakar setelah membuka HP miliknya yang sedang di cas, karena semalam  mati lampu dan HP habis Batre.

”Tidak ada yang dapat diselamatkan dalam musibah itu keculai pakaian yang tinggal di badan,” ujarnya.
 

Penulis: Muhammad Nasir Tamiang
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help