Beratnya 115 Kg, Jody Cuma Main Gadget dan Nonton TV Setiap Hari

Anak lelaki tersebut bernama Jody Syawaldi, kelahiran 1 Januari 2001, yang menderita obesitas.

Beratnya 115 Kg, Jody Cuma Main Gadget dan Nonton TV Setiap Hari
Kontributor Banyuwangi, Ira Rachmawati
Jody Syawaldi (16) memiliki berat 115 kilogram dan hanya beraktivitas di dalam rumah 

SERAMBINEWS.COM - Seorang anak laki-laki berkaus putih sibuk memainkan tablet. Lalu dia merangkak dan berpindah di atas kasur tipis di depan televisi dan memainkan balon.

Anak lelaki tersebut bernama Jody Syawaldi, kelahiran 1 Januari 2001, yang menderita obesitas. Pada usia yang ke-16 tahun, berat badannya mencapai 115 kilogram.

Kepada yang berkunjung ke rumahnya di Lingkungan Krajan RT 3/Rw 3 Kelurahan Kertosari, Selasa (24/12017), orangtua Jody, Alwina (57), menuturkan, pada bulan Desember 2016, anak ketiganya tersebut ditimbang oleh petugas kesehatan Puskesmas Kertosari dan berat badannya 99 kilogram.

"Setiap bulan selalu naik berapa kilogram gitu. Saya enggak pernah nimbang dan sekarang ada petugas yang nimbang Jody ke sini. Sebulan ini naik 16 kilogram," kata Alwina.

Menurut dia, sehari-hari, aktivitas anaknya hanya di dalam rumah memainkan gadget dan menonton televisi. Dia berjalan kaki hanya dari kamarnya menuju kamar mandi yang ada di belakang yang jaraknya hanya beberapa langkah.

Jody juga tidak bisa berkomunikasi dan berbicara seperti remaja pada umumnya. Selain itu, remaja kelahiran Batam tersebut tidak bisa mengontrol hasrat makannya yang cukup tinggi. Dari pagi hingga jam 12 siang, dia sudah makan sebanyak empat kali.

Selama ini, Jody tidak pernah mengenyam bangku sekolah. Menurut dia, sekolah terdekat sudah mau menerima Jody untuk sekolah namun tidak ada yang mengantar dan menunggu Jody di sekolah.

Alwina sehari-hari hanya tinggal dengan Jody dan ketiga anak lainnya, sedangkan suaminya bekerja di Kalimantan dan pulang sebulan sekali.

"Sarapannya tadi mie instan tiga bungkus. Tidak dimasak di kompor tapi direndam pake air panas ngambil dari termos air panas susu milik adeknya. Dia enggak berani menyalakan kompor," ungkap Wiwin.

Ibu enam anak tersebut hanya pasrah dan tidak bisa menolak keinginan makan anaknya yang cukup tinggi karena jika dilarang maka Jody akan marah dan memukulnya dan menghancurkan barang-barang di sekitarnya.

Halaman
123
Editor: Fatimah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved