Gempa Pidie Jaya

Janda Korban Gempa Luput dari Pendataan

Korban gempa Pijay bernama Rosniah (47) yang merupakan janda miskin dengan dua anak, warga Gampong Dayah

Janda Korban Gempa Luput dari Pendataan
Korban gempa asal Gampong Dayah Kulam Beuracan, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, Rosniah (47) berdiri didepan tenda halaman rumahnya, Senin ( 30/1). Korban gempa Pijay ini luput dari pendataan tahap pertama penerima bantuan rumah Huntara. SERAMBI / IDRIS ISMAIL 

MEUREUDU - Korban gempa Pijay bernama Rosniah (47) yang merupakan janda miskin dengan dua anak, warga Gampong Dayah Kulam Beuracan, Kecamatan Meureudu, dilaporkan tidak mendapat bantuan hunian sementara (Huntara) termasuk bantuan dana rehab rumah. Rosniah diduga luput dari pendataan tim Satgas Bencana, dan kini ia bersama dua anaknya masih tinggal di tenda darurat.

Ketua pemuda Gampong Dayah Kulam Beuracan, Meureudu, Al Bahri M Isa, Senin (30/1) mengatakan, di gampong tersebut hanya lima KK yagn mendapat bantuan Huntara, yaitu atas nama Baren, Banteh, Syaribani, TM Husien, dan Ridwan. “Sementara, rumah Rosniah yang juga ambruk akibat gempa, luput dari pendataan penerima bantuan,” jelasnya.

Atas ketimpangan ini, pihaknya telah mengadukan kepada keuchik, Fauzi Keumangan dan keuchik kemudian menyampaikan kepada pihak kecamatan. “Pihak kecamatan berjanji segera menurunkan tim verifikasi sejak tiga pekan lalu. Namun sampai hari ini, tim dimaksud belum meninjau kondisi rumah Rosniah yang ambruk akibat gempa,” ujarnya.

Ia meminta Camat Meureudu, Jailani SE MM, memasukkan nama Rosniah ke dalam daftar penerima bantuan rumah Huntara dan bantuan rehab rumah. “Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi kesenjangan sosial dan diskriminasi terhadap korban gempa yang benar-benar membutuhkan bantuan,” katanya.

Camat Meureudu, Jailani SE MM yang dikonfirmasi Serambi, Senin (30/1) mengatakan, nama Rosniah yang sebelumnya diakui luput dari pendataan, kini sudah direkomendasikan untuk mendapat bantuan seperti korban gempa lainnya yang rumahnya ambruk akibat gempa Desember 2016 lalu.

“Kami sudah merekomendasikan agar Rosniah dimasukkan ke dalam data penerima bantuan pada SK tahap II. Untuk memperkuat rekomendasi ini, kami juga telah meminta keuchik Dayah Kulam Beurcan agar menerbitkan surat keterangan yang menjelaskan kondisi rumah Rosniah. Sehingga menjadi pertimbangan khusus bagi Pemkab untuk memasukkan Rosniah dalam daftar penerima bantuan yang akan di-SK kan,” jelasnya.

Ia juga memastikan, bantuan huntara dan perbaikan rumah untuk Rosniah bisa diakomodir dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa di Pijay.(c43)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved