SerambiIndonesia/

Tafakur

Perjalanan Pasti

Barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk ke jalan yang lurus”

Perjalanan Pasti

Oleh Jarjani Usman

“Barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk ke jalan yang lurus” (QS. Ali Imran: 101).

Melalui ayat Alquran, kita diajak untuk memahami hidup sebagai suatu perjalanan pasti. Sebagai suatu perjalanan pasti, kita adalah para pejalan yang diharapkan untuk terus menjaga perjalanan ini agar terus di jalan yang diridhai Allah. Kalau tidak, kita bisa tergelincir jauh, jauh sekali, dan bahkan lama-kelamaan merasa asing dengan jalan Allah.

Jika sudah merasa asing dengan jalan Allah, berbuat baik dianggap aneh. Misalnya, jika dalam mengurus suatu proyek tidak memberikan sogokan, akan dianggap sebagai suatu sikap yang aneh. Hal itu akan terasa demikian bila sudah terbiasa terjadi sogok-menyogok untuk hal itu. Demikian juga bila seseorang sudah terbiasa menghabiskan waktu dan harta sia-sia untuk berjudi, akan merasa aneh bila tak terus melakukannya.

Meskipun terus terpuruk di jalan kehidupan yang salah, bukan berarti perjalanan terhenti. Setiap diri kita akan terus berjalan menuju destinasi yang pasti. Akhirat tentunya suatu destinasi yang pasti dituju. Mengingkari adanya adalah pertanda kesesatan. Apalagi tak ada yang tersisa di dunia ini orang-orang yang telah terlebih dahulu melanjutkan perjalanan ke sana.

Karena itu, setiap diri kita perlu terus mengajak diri dan saling mengingatkan untuk mengikuti rambu-rambu. Rambu-rambunya ada dalam kitab petunjuk yang sudah dijamin Allah tak ada keraguan sedikitpun di dalamnya.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help