Belasan Kendaraan Dinas Hilang

Wali Kota Langsa, Usman Abdullah SE atau Tauke Seuum, Rabu (8/3), memeriksa (pengecekan) kendaraan dinas milik

Belasan Kendaraan Dinas Hilang
Wali Kota Langsa, Usman Abdullah SE (tengah) saat melakukan pemeriksaan kendaraan dinas Pemko Langsa di Lapangan Merdeka setempat, Rabu (8/3). SERAMBI/ZUBIR 

LANGSA - Wali Kota Langsa, Usman Abdullah SE atau Tauke Seuum, Rabu (8/3), memeriksa (pengecekan) kendaraan dinas milik Pemerintah Kota (Pemko) Langsa, dan terkejut saat mengetahui ternyata ada 15 unit yang hilang. “Dari total 897 kendaraan operasional, 162 kendaraan roda dua dan 9 unit roda empat tidak bisa dihadirkan saat pengecekan,” katanya.

Sementara, data dari Bidang Aset pada Badan Pemeriksa Keuangan Daerah (BPKD) setempat, sudah memastikan 14 unit kendaraan roda dua dan 1 unit mobil berstatus hilang. Saat ini, pemegang kendaraan hanya diwajibkan melapor dengan melampirkan surat kehilangan kendaraan dari Kepolisian setempat.

Untuk kendaraan yang tidak hadir di pemeriksaan dengan berbagai alasan yaitu rusak dan yang bersangkutan pemegang kendaraan sedang dinas luar atau DL. Namun untuk memastikan laporan ketidakhadiran kendaraan itu, petugas BPKD Bidang Asset akan melakukan pengecekan ke lapangan untuk mengetahui kebenarannya.

Sedangkan dua unit kendaraan dinas jenis mobil kijang untuk operasional Kantor Camat Langsa Kota serta kijang pikup Satpol PP dan WH, sudah diperintahkan untuk ditarik ke Bagian Umum Setdako karena kondisinya perlu perbaikan.

Dari total kendaraan 897 dinas itu Pemko Langsa, dirincikan kendaraan roda dua sebanyak 713 unit, roda 3 sebanyak 13 unit, roda empat sebanyak 119 unit, roda enam sebanyak 32 unit, roda 10 sebanyak 2 unit, dan kendaraan alat berat sebanyak 18 unit.

Pengecekan dilakukan meliputi fisik atau bodi kendaraan termasuk mesin maupun lainnya. Pemeriksaan kendaraan ini dilakukan setahun 2 kali, untuk memastikan keberadaan maupun kondisi fisik kendaraan yang merupakan milik atau asset pemerintah setempat tersebut.

“Kendaraan dinas ini dipakai sebagai penunjang operasional guna meningkatkan kinerja aparatur pemerintah dalam melayani masyarakat, bukan fasilitas untuk bersenang-senang dan kepentingan pribadi,” tegasnya.

Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Daerah (BPKD), Amri Alwi SE, berjanji akan segera melakukan pengecekan lapangan terhadap keberadaan dan kondisi kendaraan aset Pemko Langsa yang tidak bisa dihadirkan dalam pemeriksaan kemarin oleh Wali Kota.

Ia menjelaskan, selain kendaraan sepeda motor dan mobil, juga terdapat alat berat yang tidak ada saat pemeriksaan, karena alasan sedang beroperasi di lapangan.

“Untuk kendaraan yang tidak hadir waktu, akan dicek ulang untuk memastikan keberadaannya maupun kondisi fisik kendaraan tersebut. Hasil pengecekan ini akan kami laporkan langsung ke Wali Kota Langsa,” ujarnya.(zb)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help