SerambiIndonesia/

Dua Pelatih Aceh Timba Ilmu di 'Premiere Skill'

"Mereka (instruktur) berkolaborasi menyusun materi dan dijadikan satu buah modul untuk bahan pelatihan 'Premiere Skills' ini,"

Dua Pelatih Aceh Timba Ilmu di 'Premiere Skill'
ILUSTRASI -- PELATIH sepakbola Popwil Aceh, Darmawan memberikan arahan kepada pemain saat jeda babak pertama melawan Riau di Popwil I Sumatera 2014 di Stadion Tri Lomba Juang, Jambi, kemarin petang.SERAMBI/MUHAMMAD HADI 

Laporan Saifullah | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dua pelatih muda Aceh, Yonda Kasba (Pelatih Uni Papua Aceh) dan Saiful Imran (PPLP Aceh), mendapat kesempatan untuk menimba ilmu dari instruktur asal klub-klub Liga Inggris.

Berpusat di Lembang, Jawa Barat, selama tujuh hari mulai 13-19 Maret, mereka akan menimba ilmu kepelatihan sepakbola dalam kursus bertajuk 'Premiere Skills'.

Dari informasi yang disampaikan Yoka--sapaan Yonda Kasba (peserta asal Aceh), pemateri dalam kursus yang digelar British Council Indonesia yang pendanaannya ditalangi CSR Premier League tersebut berasal klub Premier League seperti Adam Lea (Portsmouth), Jack Adam (Stoke City), Demien Flynn dan Michael Fletcher (Manchester City), serta Jason Arromo (Arsenal).

"Mereka (instruktur) berkolaborasi menyusun materi dan dijadikan satu buah modul untuk bahan pelatihan 'Premiere Skills' ini," jelas Yoka kepada Serambinews.com, Selasa (14/03/2017).

Dia merincikan, peserta pelatihan itu umumnya berasal dari komunitas sepakbola seperti Uni Papua, Rumah Cemara, dan komunitas sepakbola anak jalanan.

Juga ikut diundang peserta dari lembaga yang bernaung di bawah Kemenpora (PPLP Aceh, Sumbar, Jateng, NTT), serta pelaku olahraga (mahasiswa olahraga UPI Bandung) dengan total peserta berjumlah 51 orang.

Pelatihannya sendiri berfokus pada pengembangan komunitas sepakbola dan pelatih sepakbola grassroot (akar rumput/usia dini).

Seperti dimuat di laman https://www.britishcouncil.id, 'Premiere Skills' adalah program yang menggunakan sepakbola untuk mengatasi berbagai masalah sosial masyarakat seperti masalah gender, cacat, inklusi, pendidikan, dan kesehatan.

Program ini telah memiliki dampak yang luar biasa di 20 negara di Asia, Afrika, dan Amerika. Sejak tahun 2007, 'Premiere Skills' telah menciptakan peluang pelatihan yang bermanfaat bagi 2.300 pelatih dan wasit di tingkat akar rumput. (*)

Penulis: Saiful Walido
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help