SerambiIndonesia/
Home »

Sport

Pesona Ismed Sofyan

Pesona bek kanan Persija Jakarta, Ismed Sofyan masih terlihat di Stadion H Dimurthala, Lampineung

Pesona Ismed Sofyan
ISMED Sofyan menandatangi jersey yang disodorkan fans setelah laga Darul Ulum melawan Kuta Malaka FC di Stadion H Dimurthala, Lampineung, kemarin. 

* Darul Ulum Gilas Kuta Malaka

BANDA ACEH - Pesona bek kanan Persija Jakarta, Ismed Sofyan masih terlihat di Stadion H Dimurthala, Lampineung, sore kemarin. petang. Pemain kelahiran Tualang Cut, Aceh Tamiang, 28 Agustus 1979 berjasa mengantarkan Darul Ulum menggilas Kuta Malaka, 3-0. Atas kemenangan ini, mereka lolos ke semfinal dalam turnamen yang diikuti delapan tim terbaik.

Mantan pemain Timnas Indonesia tampil di partai pembuka turnamen sepakbola Aceh Champions League 1 tahun 2017. Kuta Malaka kewalahan menghadapi pergerakan Ismed Sofyan bersama pemain Bhayangkara Surabaya United, Rudi Widodo. Meski Ismed masih berusia 37 tahun, daya jelajahnya di sayap kanan sangat merepotkan lawan.

Sayang, rekannya di sayap kiri, Irfan Yasin belum terkoneksi dengan baik saat bekerja sama. Meski Ismed Sofyan telah memberi sinyal meluncur ke atas setelah membagi bola, tapi Irfan Yasin terlihat mengarahkan ke pemain lain. Tak padunya kerja sama di sayap kanan ini akibat kondisi Irfan Yasin kurang fit hingga digantikan oleh Muhajir di babak pertama. Tapi pesona Ismed masih terlihat lewat tendangan melengkungnya ke depan gawang. Hanya saja, luncuran bola ini gagal dimanfaatkan sepenuhnya oleh Nanda Lubis dan Mursal untuk mencetak gol.

Setelah turnamen ini dibuka Wakil Ketua Komisi VII DPRA, Jamaluddin T Muku. Darul Ulum tampil percaya dengan materi M Ali, Mahfud, Muhajir, Efendi, Ismed Sofyan, Uud, Akmal, Irfan Yasin, Mursal, Rudi Widodo dan Nanda Lubis. Kuta Malaka tak gentar dengan menurunkan Ilham Jauhari, Basran, Faizin, Fajar, Safrizani, Ade Kunaifi, Aulia Hidayat, Mulyadi, Feri Sandria, Ikhwan dan Zoelfadli.

Tak butuh waktu lama, Ismed Sofyan langsung langsung memberi assist saat pertandingan baru berusia dua menit. Tendangan bebas yang dieksekusinya dari sayap kanan meluncur deras ke muka gawang. Nanda Lubis meluncur untuk menyundul bola dan berhasil menggetarkan jaring gawang. Kiper Kuta Malaka yang juga alumnus PPLP Aceh, Ilham Jauhari hanya bisa pasrah merasakan gawangnya dibobol.

Pemain Kuta Malaka berusaha untuk bangkit membalas. Beberapa peluang mampu dimanfaatkan mereka di kotak penalti. Tapi yang paling menonjol untuk menyamakan kedudukan dimiliki oleh Aulia Hidyat. Pemain yang dipanggil seleksi Timnas U-19 ini hampir membobol gawang Darul Ulum. Setelah terlepas dari jebakan off-side, Aulia tinggal berhadapan dengan kiper. Sayangnya, sontekan pemain PPLP dari Aceh Besar ini membentur kaki kiper.

Ismed Sofyan bersama kompatriotnya dari klub Bhayangkara Surabaya United, Rudi Widodo mampu merepotkan pertahanan Kuta Malaka. Serangan Darul Ulum akhirnya berhasil mencetak gol kedua melalui Nanda Lubis di menit 64. Umpan silang dari sektor kiri dilepaskan oleh Efendi ke muka gawang. Bola yang mengarah ke Nanda Lubis ini tak disia-siakan untuk menggetarkan jaring gawang.

Tak lama berselang, Wasit Foulur Rosy menghukum penalti untuk Kuta Malaka. Umpan yang dilepaskan Ismed Sofyan dari sayap kanan menyentuh lengan Fajar yang mencoba menghalau bola di muka gawang. Rudi Widodo tampil sebagai eksekutor langsung menaklukkan kiper Kuta Malaka. Sebenarnya Ismed Sofyan punya mencetak gol lewat kotak penalti setelah Rudi Widodo dilanggar. Tapi Ismed Sofyan mempersilahkan Nanda Lubis untuk menendang bola. Sayangnya, sepakan mantan pemain Persiraja dan PS Pidie Jaya ini melambung ke atas mistar gawang. Skor 3-0 tak berubah hingga laga berakhir.

Setelah pertandingan berakhir, ribuan penonton justru masuk ke lapangan untuk menemui idolanya, Ismed Sofyan dan Rudi Widodo sekaligus mengajak foto bareng. Sebagai mantan bintang Timnas, suasana ini sudah terbiasa dialami Ismed Sofyan. Ia tetap melayani permintaan foto bareng meski masih kelelahan setelah bermain penuh.

Bukan hanya fans cilik dan remaja saja yang mengajak foto. Orang-orang dewasa juga berebutan untuk dapat berfoto dengan Ismed. Tak ketinggalan, seorang polisi yang bertugas mengawal pertandingan ini juga mengajaknya berfoto bareng. Bahkan fans Persija Jakarta yang datang ke stadion ikut meminta foto dengannya.

Bahkan mereka membawa bendera dan baju kebesaran tim berjuluk Macan Kemayoran untuk ditandatangi Ismed Sofyan. Ada yang berfoto berdua, berempat dan bahkan ramai-ramai dengan. Tapi pemain kebanggaan Tanah Rencong di pentas nasional ini melayani sepenuh hati permintaan foto bareng dari fans.(adi)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help