UIN, Unsyiah dan IAIN Teken Naskah Kerja Sama

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan IAIN Malikussaleh Lhokseumawe

UIN, Unsyiah dan IAIN Teken Naskah Kerja Sama
REKTOR UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Pr0f Dr H Farid Wajdi Ibrahim MA menandatangani naskah kerja sama dengan Unsyiah dan IAIN Malikussaleh Lhokseumawe dalam bidang manajemen perpustakaan, Senin (13/3) di Aula Biro Rektor UIN Ar-Raniry. 

BANDA ACEH - Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan IAIN Malikussaleh Lhokseumawe, Senin (13/3) di Aula Biro Rektor UIN Ar-Raniry menandatangani naskah kerja sama dalam bidang memperkuat manajemen perpustakaan.

Penandatanganan naskah kerjasama dilakukan oleh Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim MA, Rektor IAIN Malikussaleh, Dr Hafifuddin MAg dan Rektor Unsyiah yang diwakili oleh Dr Nazamuddin, Wakil Rektor IV bidang Kerja sama.

Adapun ruang lingkup kerjasama yaitu memperkuat kepustakaan meliputi antara lain, kesepakatan untuk melakukan kerja sama dalam hal manajemen perpustakaan, pengembangan sumber daya manusia (SDM) Perpustakaan melalui seminar, workshop, dan penelitian.

Selain itu, kesepakatan kerjasama juga mencakup pelatihan dan peningkatan publikasi, saling memanfaatkan sumber daya koleksi dan pengembangan koleksi. Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim MA dalam sambutannya mengatakan, sebenarnya kerja sama Unsyiah dan UIN sudah lama terjalin, banyak ketua prodi di UIN yang berasal dari Unsyiah. Begitu juga dengan IAIN Malikussaleh yang baru berubah status dari STAIN.

“Lembaga ini bukan tujuan, melainkan alat untuk mendongkrak ketinggalan Aceh. Aceh saat ini berada jauh di bawah rata-rata nasional, dan ini kondisi darurat,” ujar Farid Wajdi.

Sementara itu, Rektor IAIN Lhokseumawe, Dr Hafifuddin MAg dalam kesempatan itu mengatakan, ketika Aceh memiliki banyak kekhususan, maka sudah seharusnya Aceh memiliki banyak SDM khusus. Dan oleh sebab itu kita buat kerjasama dengan UIN. “Ke depan guru-guru, terutama guru agama harus ditingkatkan kualitasnya. Kualitas guru harus seiring dengan perkembangan zaman,” katanya.

Hafifuddin juga menjelaskan, kerja sama antara IAIN-UIN dan Unsyiah harus ditingkatkan, karena IAIN Lhokseumawe sendiri masih sangat baru. Oleh sebab itu, kata Hafif, kami perlu pembinaan dan pendidikan.

Juga hadir dalam acara tersebut Wakil Rektor UIN Ar-Raniry bidang kerja sama, Prof Dr Syamsul Rijal, para dekan dan wakil, serta rombongan dari Unsyiah dan IAIN Malikussaleh, serta kepala Pustaka Unsyiah.

Pada hari yang sama, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja sama Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Prof Dr H Syamsul Rijal MAg membuka Pekan Kreativitas Fakultas Adab (PKFA) VII yang diselenggarkan oleh Dewan mahasiswa (DEMA) Fakultas Adab dan Humaniora.

Pembukaan kegiatan itu ditandai dengan pemotongan pita turut disaksikan Dekan Fakultas Adab dan Humaniora, Syarifuddin MA.PhD, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FAH UIN Ar-Raniry, Dr Bustami Abubakar MHum, Presiden Mahasiswa UIN Ar-Raniry, ketua DEMA-FAH dan ketua panitia pelaksana.

Dalam kesempatan tersebut Prof Dr H Syamsul Rijal MAg mengatakan, PKFA merupakan ajang peningkatan kreativitas mahasiswa dalam berkarya. Dalam hal ini mahasiswa dituntut untuk terus berinovasi dalam menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam kegiatan PKFA kali ini akan diperlombakan sejumlah cabang yaitu tingkat PAUD/TK, SD, SMA/MA, dan umum.(rel/mis)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help