SerambiIndonesia/
Home »

Sport

Bank Aceh Raih Tiket

Tim bertabur bintang, Bank Aceh FC menggilas Peusangan Raya FC Bireuen 4-0, di Stadion H Dimurthala, Lampineung

Bank Aceh Raih Tiket
Pemain PS Bank Aceh berebut bola dengan pemain Peusangan Raya FC dalam turnamen sepakbola Aceh Champions League I, di Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, Rabu (15/3). SERAMBI/BUDI FATRIA 

BANDA ACEH - Tim bertabur bintang, Bank Aceh FC menggilas Peusangan Raya FC Bireuen 4-0, di Stadion H Dimurthala, Lampineung, petang kemarin. Besutan Dahlan Jalil-Tarmizi Rasyid ini melaju ke babak semifinal turnamen sepakbola Aceh Champions League I Tahun 2017.

Dengan hasil ini, Abdul Musawir dkk sudah ditunggu Pango Raya FC di semifinal yang dipentaskan Senin (20/3) petang. Sementara tim Darul Ulum masih menunggu pemenang antara Gold Aceh dengan PS Lambhuk.

Duel antara juara bertahan POR Bank dengan tim Liga Nusantara itu berlangsung menarik, dan ketat. Kerasnya pertandingan ini memaksa sang pengadil harus mengeluarkan tujuh kartu kuning. Pemain Bank Aceh yang menerima hukuman tercatat Teuku Helza, Mukhlis Nakata, serta Abdul Musawir. Sementara sisanya diterima anak-anak Bireuen.

Dalam duel yang disaksikan ribuan penonton, kekurangan dari pemain Peusangan Raya mereka tak memiliki striker. Padahal, mereka tetap mempunyai sejumlah peluang emas dari Revaldi, Nasir Jangka, serta Rahmad Ibra. Buruknya penyelesaian akhir membuat kesempatan itu terbuang sia-sia. Meski Armansyah dkk telah berada dalam posisi menguntungkan.

Skuad Bank Aceh diisi mantan pemain Persiraja seperti kiper Dicky Anggriawan, Ikhwani Hasanuddin, Agus Suhendra, T Helza, Khairunnas, Mukhlis Nakata, Fitra Ridwan, Abdul Musawir, Vivi Asrizal dan Septi Heriansyah. Bank Aceh yang dimanajeri Budi Kafrawi sempat kesulitan membobol gawang Peusangan Raya.

Karena pemain belakang Peusangan Raya menerapkan permainan sapu bersih saat mendapatkan si kulit bundar. Tapi kesabaran pemain Bank Aceh akhirnya berhasil membuka gol perdana melalui Septi Heriansyah di menit 28. Menerima suplai bola dari Agus Suhendra di sayap kiri ke depan gawang. Tendangan pemain asal Sabang ke gawang sempat menyentuh pemain belakang.

Peusangan dengan materi Syawal, Suherman, Dedi Rinaldi, Iqbal, Busairi, Revaldi Diaz, Ikhsan Aiyub, Alfasyimi, M Nasir Jangka, Armansyah dan Rahmat Ibra berusaha melawan. Tapi pemain asuhan Mulya Saputra ini disibukkan memperkuat lini tengah dan belakang. Akibatnya kiper Bank Aceh minim menerima bahaya lawannya.

Bahkan gawang Peusangan Raya hampir dibobol Abdul Musawir. Agus Suhendra melepaskan umpan ke depan gawang. Bola lambung ini sambut dengan sundulan Septi ke arah Abdul Musawir. Justru sundulan mantan pemain Persiraja ini meluncur ke atas gawang. Tapi secepatnya Abdul Musawir membayar kesalahanya dengan membobol gawang Peusangan Raya di menit 37.

Setelah terlepas dari jebakan off-side, Abdul Musawir melakukan solo run ke jantung pertahanan lawan. Ia mengecoh kiper yang sempat terjatuh untuk merebut bola dan sontekan Musawir menggetarkan jaring gawang Peusangan Raya. Septi menambah keunggulan Bank Aceh menjadi 3-0 di menit 39. Bermula dari tendangan Vivi Asrizal yang membentur tiang gawang. Pantulan bola mengarah ke Abdul Musawir yang meneruskan bola lambung ke depan gawang yang disundul Septi. Skor 3-0 tak berubah hingga turun minum.

Bermain di babak kedua, Bank Aceh dan Peusangan Raya melakukan rotasi pemain. Wahyu AW, Nurul Zikra, Fadhil Ibrahim dan Luthfi Fauzi makin menyulitkan Peusangan Raya yang mengerahkan TM Noer Fadhil dan Arif Panega. Meski Alfasyimi dkk sempat mengancam gawang Bank Aceh. Tapi pemain Bank Aceh mampu menambah satu gol lagi melalui Mukhlis Nakata di menit 67. Keunggulan Bank Aceh, 4-0 tak berubah hingga Wasit Foulur Rosy mengakhiri laga.

Ketua Panitia Pelaksana, Nazaruddin menyebutkan, turnamen sepakbola Aceh Champions League I akan libur dua hari, yakni Jumat dan Sabtu. Keputusan untuk meliburkan turnamen berhadiah Rp 20 juta tersebut guna memberikan waktu recovery bagi tim yang lolos ke semifinal. Di mana, sudah tiga tim yang lolos yakni PS Bank Aceh, Pango Raya plus Darul Ulum.

“Guna menjaga persaingan merebut tiket ke final, semifinalis tetap diperbolehkan menambah pemain baru. Karena, kita pun yakin dengan penambahan pemain baru akan membuat pertandingan semakin ketat dan menarik,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Nazaruddin kembali menjelaskan, bahwa turnamen ini digelar guna memberikan hiburan bagi masyarakat Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Terlebih ini merupakan kesempatan bagi pemain lokal untuk unjuk kemampuan terbaiknya. Sehingga, diharapkan turnamen ini ke depan semakin sempurna. “Dari even ini kita sangat berharap agar semua masyarakat memiliki nilai memajukan sepakbola Aceh,” pungkas Nazaruddin.(ran)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help