Jalan ke Gampong Cokelat belum Diaspal

Kondisi jalan menuju ‘Gampong Cokelat’ yang disiapkan sebagai lokasi kunjungan peserta Pekan Nasional Kontak

Jalan ke Gampong Cokelat belum Diaspal
SERAMBI/SARI MULIYASNO

* Kunjungan Peserta Penas-KTNA Terancam Batal

MEUREUDU - Kondisi jalan menuju ‘Gampong Cokelat’ yang disiapkan sebagai lokasi kunjungan peserta Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas-KTNA) ke-XV di Aceh tahun ini, belum juga ditingkatkan (diaspal) dan masih berbatu serta terjal. Rencana kunjungan peserta ke Gampong Cokelat di Gle Reuleuet dalam Kecamatan Ulim, Pidie Jaya, yang dijadwalkan 7 Mei 2017 ini pun terancam batal.

Ketua Kelompok Tani Uteuen Seuntang, Bastum M Adam, mengaku kesal karena pemerintah tidak segera mengaspal jalan tersebut. Padahal rencana kunjungan ini sudah disiapkan sejak setahun yang lalu. “Kami sangat kesal pada pemerintah, jika peserta Penas-KTNA batal berkunjung ke gampong kami,” kata Bastun, Rabu (15/3).

Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (Distanbun) Aceh, Ir Teuku Bahar MSi, yang melakukan peninjauan ke gampong tersebut bersama Kadis Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Pijay, Burhanuddin SP, mengaku bahwa dengan kondisi jalan seburuk itu, tak mungkin membawa 150-an tamu ke lokasi tersebut. Meski gampong itu sangat pantas menjadi rujukan sebagai gampongj yang sukses mengembangkan komoditi cokelat.

“Kondisi jalan yang terjal dan berbatu sepanjang 650 meter itu sangat sulit dilintasi mobil dan bus berbadan lebar yang akan membawa tamu peserta Penas-KTNA. Seharusnya jalan ini diaspal, atau minimal digreder disertai pengerasan,” katanya.

Sedangkan kunjungan ke lokasi pengolahan biji kakao menjadi bubuk cokelat, kue coklat dan sejenisnya, di Gampong Baroh Musa Kecamatan Bandarbaru, dipastikan tidak ada hambatan.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Pijay, Burhanuddin SP mengungkapkan, bahwa pejabat Dinas Perkebunan Aceh, dalam kunjungannya tahun lalu, sudah menyanggupi untuk memplot dana sebesar Rp 400 juta untuk peningkatan jalan menuju gampong cokelat ini.

Hingga pada pertemuan panitia KTNA dengan pejabat Pemkab Pijay sepekan lalu, juga kembali diyakinkan bahwa gampong cokelat di Gle Reuleuet ini akan menjadi calon lokasi widya wisata perwakilan petani cokelat se-Indonesia yang hadir dalam even Penas KTNA ini. Namun rencana yang ditunggu-tunggu itu terancam batal karena kondisi jalan sangat buruk dan belum diperbaiki/ditingkatkan kualitasnya.

“Saya tidak tahu kenapa dana yang katanya akan diusulkan oleh Disbun Aceh sebesar Rp 400 juta melalui APBA Tahun 2017 untuk peningkatan jalan menuju Gampong Cokelat Reuleuet, tidak jadi dianggarkan. Daripada memalukan, lebih baik ditiadakan saja kunjungan ke Reuleuet ini,” kata Burhanuddin.(ag)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help