Penerbangan ke Sabang Diganggu 'Bom'

Seluruh penumpang yang sudah duduk di dalam pesawat langsung diminta turun oleh pilot.

Penerbangan ke Sabang Diganggu 'Bom'
Tribunnews.com
ILUSTRASI bom rakitan dengan "timer" 

Laporan Rahmad Wiguna | Sumatera Utara

SERAMBINEWS.COM, MEDAN – Penerbangan maskapai Garuda Indonesia dari Bandara Kualanamu, Deliserdang ke Sabang, Aceh dinodai dengan ulah seorang penumpang yang mengaku membawa bom, Jumat (15/3/2017).

Seluruh penumpang yang sudah duduk di dalam pesawat langsung diminta turun oleh pilot.

Aksi konyol ini dilakukan Albertus Agung (32) warga Medan ketika sudah berada di dalam pesawat. Saat seorang pramugari menanyakan isi tasnya, pemuda ini dengan santainya menyebut bom.

Kata yang paling diharamkan di dunia penerbangan ini sontak membuat kru pesawat panik. Pilot pun langsung melaporkan kasus itu kepada petugas keamanan bandara sekaligus meminta seluruh penumpang kembali ke ruang tunggu.

“Yang bersangkutan menyebut ada bom ketika sudah di pesawat. Pilot kemudian mengambil kebijakan menyeterilkan pesawat dengan memita penumpang turun,” kata Branch Communication & Legal Manager Wisnu Budi Setyanto.

Setelah pesawat kosong, polisi langsung dikerahkan untuk menyisir seluruh area pesawat termasuk menyita tas pelaku. Wisnu pun memastikan tidak ditemukan benda mencurigakan dari dalam pesawat GA 7112 itu.

Para penumpang kemudian diminta kembali masuk ke pesawat untuk melanjutkan penerbangan. Sementara Albetus dipaksa membatalkan perjalanannya untuk diperiksa intensif. Dalam pemeriksaan itu pelaku mengaku tidak sengaja menyebut kata bom.

“Dia mengaku tidak sengaja. Tapi sengaja atau tidak, perbuatan seperti itu tidak bisa ditolerir. Harus ada tindakan agar tidak mengganggu keselematan penumpang lain,” ujarnya. (*)

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help