SerambiIndonesia/

DLHK: Tak Ada Pecemaran di Sungai Babah Dua

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Nagan Raya menyatakan tidak menemukan adanya kesengajaan

DLHK: Tak Ada Pecemaran di Sungai Babah Dua
IKAN MATI TERCEMAR LIMBAH 

* Terkait Laporan Anggota Dewan

SUKA MAKMUE - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Nagan Raya menyatakan tidak menemukan adanya kesengajaan atas dugaan pencemaran air sungai di Babah Dua, Kecamatan Tadu Raya.

“Kita belum menemukan adanya unsur kesengajaan dari pihak perusahaan perkebunan terkait persoalan ini, namun hal ini sudah kita tangani secara serius,” kata Kepala DLHK Nagan Raya Zulkifli kepada Serambi, Kamis (16/3). Menurutnya berdasarkan hasil pemantauan di lokasi tempat pembuangan limbah pabrik, pihaknya menemukan bahwa pengolahan tempat pembuangan dan limbah yang berada di lokasi pabrik telah sesuai standar operasional. Pihak DLKH juga telah mengambil sampel air di lokasi penampungan limbah terakhir untuk memastikan apakah air tersebut tercemar limbah atau sebaliknya.

“Intinya dugaan pencemaran sungai yang terjadi ini bukan karena unsur kesengajaan, akan tetapi air kolam penampungan yang meluap ketika terjadinya hujan lebat,” kata Zulkifli.

Seperti diberitakan sebelumnya, anggota DPRK Nagan Raya Cut Man Selasa (14/3) lalu melaporkan adanya dugaan pencemaran air di aliran sungai di kawasan Simpang Dua, Kecamatan Tadu Raya yang menyebabkan populasi ikan di sungai tersebut menyusut. Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, kata Cut Man, pencemaran disebabkan adanya pembuangan limbah dari industri pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di wilayah itu.(edi)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help