Pembangunan PKS Simeulue Hampir Rampung

Direktur Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS) Ir Yazid mengatakan realisasi fisik pembangunan pabrik kelapa sawit (PKS)

Pembangunan PKS Simeulue Hampir Rampung
IST
TUMPUKAN Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit yang baru siap dipanen untuk dijual ke pabrik. Harga TBS saat ini menembus angka Rp 1.700 per kilogram dan menggemberikan bagi para petani di Kota Subulussalam. Foto direkam dua pekan lalu. 

SINABANG - Direktur Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS) Ir Yazid mengatakan realisasi fisik pembangunan pabrik kelapa sawit (PKS) milik PDKS saat ini sudah mencapai 93 persen. Sementara sisanya sedang dalam pengerjaan di lapangan. “Pekerjaannya tidak banyak lagi, tinggal pemasangan boiler (ketel uap-red), beberapa saluran dan sedikit lagi,” kata Ir Yazid menjawab Serambi di Sinabang kemarin. Dia sebutkan beberapa waktu lalu manajemen PDKS sudah melakukan uji coba operasi penggilingan manual dengan hasilnya sangat memuaskan. Yazid menjelaskan untuk pembayaran pengerjaan proyek kepada rekanan sudah 87 persen menyesuaikan dengan volume fisik di lapangan. “Kurang lebih sekitar Rp 42 miliar sudah termasuk pajak,” ujarnya.

Cari pendanaan
Yazid menambahkan untuk saat ini pihak PDKS sedang mencari pendanaan menuntaskan pabrik sawit yang sejak lama ditunggu oleh masyarakat Simeulue. Menurutnya anggaran daerah yang sudah diplotkan untuk PKS sudah digunakan untuk mengikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty.

Adapun besaran tax amnesty yang diikuti PDKS sebanyak 3 persen dari total aset yang dimiliki. Untuk program tax amnesty tersebut, dana yang digunakan sebanyak kurang lebih Rp 6,1 miliar.

“Untuk kebutuhan dana ini sudah saya surati Pemda Simeulue, dan jawabannya PDKS dipersilahkan mencari dana pada pihak ke tiga. Karena PDKS tidak cukup lagi dananya untuk menuntaskan sisa pembangunan pabrik,” demikian Yazid.(sm)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help