SerambiIndonesia/

Perawat Tuntut Kenaikan Honor

Ratusan perawat di Kabupaten Aceh Singkil, memperingati Hari Ulang Tahun Ke-43 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Perawat Tuntut Kenaikan Honor
Dokter, perawat dan karyawan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa Banda Aceh menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Walikota Banda Aceh, Aceh, Kamis (12/12). Mereka menuntut Direktur RSUD Meuraxa Banda Aceh segera turun dari jabatannya karena dinilai arogan dan sombong. SERAMBI/BUDI FATRIA 

SINGKIL - Ratusan perawat di Kabupaten Aceh Singkil, memperingati Hari Ulang Tahun Ke-43 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Jumat (17/3). Pada kegiatan yang dipusatkan di RSUD Aceh Singkil tersebut para perawat berharap Pemkab Aceh Singkil menaikan honor mereka. Saat ini honor perawat dengan pendidikan D III, Rp 800.000 per bulan.

Penghasilan itu dinilai tidak sesuai lagi dengan kebutuhan hidup. “Kami berharap pemerintah daerah memperhatikan kesejahteraan para perawat,” kata Ketua PPNI Aceh Singkil Raja Maringin. Menurut Maringin pihaknya sudah mengusulkan peningkatkan kesejahteraan bagi perawat. Namun sayangnya belum dikabulkan. Ia juga meminta Pemkab Aceh Singkil mengutamakan rekruitmen tenaga kontrak dalam penerimaan PNS.

Ia juga menyebutkan di setiap desa dapat ditempatkan seorang perawat. Hal itu sesuai dengan program nasional, salah satunya untuk menyerapkan tenaga keperawatan. “Kami berharap program nasional satu desa satu perawat dapat segera dilaksanakan,” ujarnya.

Peringatan HUT ke-43 PPNI Kabupaten Aceh Singkil diisi dengan demo mencuci tangan dengan bersih bertujuan memberi pemahaman kepada masyarakat umum cara mencuci tangan yang benar. Kegiatan itu dipandu Ns Yessy Z, M Kep, wakil Ketua Bidang Hukum PPNI Aceh Singkil.(de)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help