PHE Diminta Perbaiki Jalan Peninggalan Exxon

Masyarakat tujuh kecamatan di lingkungan Pertamina Hulu Energi (PHE) di Aceh Utara, meminta PHE memperbaiki jalan

PHE Diminta Perbaiki Jalan Peninggalan Exxon
WARGA mengarungi banjir yang merendam jalan Exxon di kawasan Desa Rayeuk Kuta Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, Minggu (17/1).SERAMBI/JAFARUDDIN 

LHOKSUKON - Masyarakat tujuh kecamatan di lingkungan Pertamina Hulu Energi (PHE) di Aceh Utara, meminta PHE memperbaiki jalan peninggalan ExxonMobil yang sudah lama rusak parah. Sementara kalangan dewan meminta PHE menyerahkan jalan tersebut kepada Pemkab Aceh Utara jika tak bersedia memperbaikinya.

Tujuh kecamatan yang berada di lingkungan PHE yaitu Syamtalira Aron, Nibong, Tanah Luas, Paya Bakong, Pirak Timu, Cot Girek dan Langkahan. Sementara jalan yang rusak parah dan diminta segera diperbaiki, mulai dari cluster I, Syamtalira Aron sampai ke Kecamatan Cot Girek dan Langkahan

“Jalan peninggalan Exxon itu sekarang semakin rusak. Bukan hanya menyulitkan warga yang melintasi dengan sepeda motor dan mobil, tapi juga rawan terjadi kecelakaan, terutama malam hari,” ujar Muhammad, warga Kecamatan Tanah Luas kepada Serambi, kemarin.

Hal yang sama disampaikan Faisal, warga Kecamatan Pirak Timu dan Munir, warga Matangkuli. “Sebagian besar warga sekarang terpaksa melintasi jalan alternatif jika akan ke Lhoksukon, meskipun jaraknya lebih jauh. Kita berharap PHE segera memperbaiki jalan itu,” kata Faisal.

Wakil Ketua DPRK Aceh Utara Abdul Muthaleb mengatakan, saat peralihan dari ExxonMobil, dewan sudah meminta PHE memperbaiki jalan itu. “Jika tak mampu, serahkan kepada pemkab. Kalau tidak diserahkan, Pemkab tak bisa menganggarkan dana untuk memperbaikinya,” katanya.

Superintendent Field General Support PHE, Armia Ramli mengatakan, perbaikan jalan aset perusahaan selalu dilakukan secara berkala. Saat ini proses perbaikan sejumlah ruas jalan sepanjang jalur pipa sedang dalam proses administrasi internal. “Setelah proses administrasi selesai, jalan tersebut akan diperbaiki,” ujar Armia.(jaf)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help