SerambiIndonesia/

Sintetis dan Leather Lebih Diminati

Dua bahan pelapis interior mobil yaitu sintetis dan leather (kulit asli) saat ini paling banyak diminati atau dipakai pengguna mobil di Aceh

Sintetis dan Leather Lebih Diminati
Pekerja Danish Car Interior memperlihatkan bahan pelapis kabin yang dibagi dalam empat material utama yaitu kulit sintetis, leather, fabric dan suede di tokonya di Jalan Tgk Imum Lueng Bata, Banda Aceh, Jumat (17/3). Foto/Ist 

BANDA ACEH - Dua bahan pelapis interior mobil yaitu sintetis dan leather (kulit asli) saat ini paling banyak diminati atau dipakai pengguna mobil di Aceh. Pasalnya, harga sintetis lebih terjangkau dan leather yang terbuat dari kulit asli dapat lebih memberikan kesan nyaman bagi pengendaranya.

CEO Danish Car Interior Banda Aceh, Afi menyampaikan hal ini kepada Serambi, Jumat (17/3). Selain itu, menurutnya juga ada bahan pelapis interior mobil lainnya, seperti Fabric dan Suede yang memiliki memiliki kelebihan, kekurangan, dan masing-masing cara perawatannya. (Baca Begini Cara Perawatannya).

Afi antara lain menjelaskan kulit sintetis terbuat dari bahan dasar kain yang diolah secara kimia pakai lilin, pewarna atau polyurethane untuk menghasilkan bahan dengan tekstur dan warna selayaknya kulit asli. Pada perkembangannya, kulit sintetis jadi favorit karena punya fleksibilitas dan harga lebih terjangkau dibanding kulit asli.

“Apalagi untuk mix and match ke interior juga lebih gampang, karena kualitas bahan kulit sintetis sekarang sudah relatif bagus. Karena bahan dasar pembuatnya yang fleksibel, maka kulit sintetis lebih gampang dibentuk sesuai kontur jok mobil. Bahkan, dibuat tak gampang pecah dan tahan terhadap cuaca panas,” katanya.

Sedangkan Leather, kata Afi, memakai kulit asli, biasanya kulit sapi. Setelah melewati proses produksi, leather dapat dipakai sebagai bahan pelapis jok dan interior. Bedanya dengan kulit sintetis adalah kulit asli ada tekstur dan aroma khusus.

“Teksturnya yang nyaman dan aroma khas membuat leather dapat menimbulkan nuansa premium di interior. Maka tak heran kalau jenis ini harganya lebih mahal. Yang menarik, ketika dipasang, kulit asli bakal cepat ikuti permukaan jok,” tambah Afi.

Selanjutnya, Wakil Sekretaris Jenderal Indonesia Authorized Trimmer Summit (IATS) ini juga menjelaskan tentang Fabric yang jadi material paling umum dipakai sebagai pelapis jok dan interior. Dikatakannya, Fabric adalah kombinasi antara kanvas, kain, dan cotton. Jenis fabric sering dipakai ke mobil-mobil “sejuta umat” lantaran harganya yang relatif murah.

Sedangkan Suede, Afi mengatakan bahan ini disebut-sebut pelapis paling premium, lantaran kualitas dan tampilannya berkelas dan tak biasa. Di lain sisi, Suede juga dipakai melapisi interior mobil balap karena fungsinya bisa cegah silau sinar matahari di dasbor. (una)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help