SerambiIndonesia/

Warga Negara Korea Memeluk Islam

Park Kwang Hoon, pria kelahiran 3 Februari 1982, asal Korea Selatan, Kamis (16/3) malam, mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid Syeikh Abdurrauf

Warga Negara Korea Memeluk Islam
Tgk Fakhruddin Lahmuddin (dua dari kanan) berbincang dengan Park Kwang Hoon, pria asal Negara Korea Selatan yang memeluk Islam di Masjid Syeikh Abdurrauf, Gampong Blang Oi, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Kamis (16/3). 

BANDA ACEH - Park Kwang Hoon, pria kelahiran 3 Februari 1982, asal Korea Selatan, Kamis (16/3) malam, mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid Syeikh Abdurrauf, Gampong Blang Oi, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh. Pensyahadatan Park Kwang Hoon yang kini bernama Muhammad Abdurrauf, dibimbing oleh Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Aceh, Tgk H Fakhruddin Lahmuddin MPd.

Ketua Badan Komunikasi Pemuda Masjid Indonesia (BKPMI) Aceh, T Adriansyah mengatakan, proses pensyahadatan Park Kwang Hoon dilaksanakan selepas Isya yang disaksikan oleh jamaah shalat Isya serta masyarakat dalam Kecamatan Meuraxa.

“Ketika Park Kwang Hoon mengutarakan kembali keinginannya untuk memeluk Islam sebelum disyahadatkan, Park Kwang Hoon yang kini bernama Muhammad Abdurrauf, menyampaikannya dalam bahasa Jepang. Bahasa Jepang yang disampaikannya, diterjemahkan oleh ustad Dr Husni Musannif,” ungkap T Ardiansyah.

Menurut Ketua BKPPRMI Aceh ini, Park Kwang Hoon, memilih memeluk Islam berawal dari hal-hal yang ditunjukkan oleh dr Marzuki, saat berkomunikasi dan melaksanakan ibadah shalat lima waktu yang secara diam-diam diperhatikan dan dipelajari oleh Park Kwang Hoon.

Menurut dr Marzuki, selama dua bulan terakhir Park Kwang Hoon, sering memperhatikan peribatan umat Islam.

Diakui dr Marzuki, selama ini pria asal Korea ini sering menanyakan tentang Islam. “Selama dua minggu terakhir ini juga sering saya putar kaset-kaset pengajian. Katanya dia pikirannya tenang ketika mendengarkan suara orang mengaji,” ujarnya.

Keinginan untuk memeluk Islam Park Kwang Hoon sangat kuat dan timbul dari kesadaran sendiri.(mir)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help