Pemkab Ambil Alih Penanganan Jalan

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pidie Jaya (Pijay), Ir H Iskandar Ali MSi, menegaskan akan mengambl alih penanganan

Pemkab Ambil Alih Penanganan Jalan

* Ke Gampong Coklat

MEUREUDU - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pidie Jaya (Pijay), Ir H Iskandar Ali MSi, menegaskan akan mengambl alih penanganan jalan ke Gampong Cokelat yang menjadi lokasi kunjungan peserta Penas-KTNA ke-XV pada bulan Mei mendatang. Penegasan ini dilontarkan akibat tidak terealisasinya komitmen Pemerintah Aceh melalui Dishutbun Aceh yang sebelumnya berjanji akan memplotkan dana untuk peningkatan jalan ke lokasi dimaksud.

“Saya baru tahu bahwa rencana peningkatan jalan ke Gampong Coklat ini tak jadi ditangani Dishutbun Aceh. Padahal agenda kunjungan itu hanya tinggal dua bulan lagi. Karena itu kami akan upayakan peningkatan jalan ini agar agenda kunjungan tersebut tidak sampai dibatalkan,” kata Sekdakab Pijay ini, Sabtu (18/3).

Sebelumnya, upaya peningkatan kualitas jalan sepanjang 650 meter menuju Gampong Coklat di Perbukitan Uteuen Sentang, Desa Reuleuet, Kecamatan Ulim, ini dijanjikan akan ditangani Dishutbun Aceh dari sumber dana APBA tahun 2017, untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas-KTNA) yang digelar di Aceh tahun ini.

Namun ternyata hingga dua bulan menjelang pelaksanaannya, jalan ini belum juga ditingkatkan. Sehingga panitia kegiatan yang meninjau kelayakan akses ke gampong tersebut beberapa hari lalu, menilai kondisi jalan yang terjal dan bercadas ini tidak memungkinkan dilintasi bus yang membawa seratusan tamu nantinya. Panitia pun mengambil kesimpulan akan membatalkan kunjungan yang telah dijadwalkan itu, jika kondisi jalan ke lokasi tersebut tidak dibenahi.

“Karena itu, kami akan mengupayakan penanganan darurat agar jalan ini bisa dilintasi bus berbadan sedang seperti Damri. Yang penting, kunjungan tamu Penas-KTNA dari sejumlah provinsi ke perkebunan cacao ini jangan dibatalkan,” pintanya.

Penas-KTNA ke-XV ini rencananya digelar 6-11 Mei 2017 di Stadion Lhong Raya Banda Aceh. Dari 23 item kegiatan, salah satunya adalah widya wisata ke Gampong Coklat-Ulim, Pijay, dengan peserta sekitar 150 orang.

Asisten Bupati Bidang Keistimewaan, Ekonomi dan Pembangunan, Ir Jailani Beuramat, dan Kadisbunnak Pijay, Burhanuddin SP yang dikonfirmasi terpisah, kemarin membenarkan, persoalan jalan ke “Gampong Cokelat” akan ditangani segera oleh Pemkab Pijay.

Kedua pejabat Pemkab ini pun optimis penanganan jalan bisa selesai dalam waktu yang tersisa. Meski tak sampai diaspal, badan jalan tersebut diharapkan bisa dilintasi bus yang membawa tamu peserta Penas KTNA. Sehingga agenda kunjungan ini tidak sampai dibatalkan.

Karena pembatalan kunjungan ini akan sangat mengecewakan sejumlah pihak. Seperti disampaikan Ketua Kelompok Tani Uteuen Seuntang, Bastum M Adam, yang mengaku sangat kesal jika  rencana yang sudah setahun disiapkan, akhirnya gagal karena Pemerintah Aceh selaku penyelenggara Penas KTNA, tidak komit mewujudkan janjinya.(ag)     

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help