SerambiIndonesia/

500 Pohon Ditanam di Tibang

Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I, menanam 500 pohon jenis Cemara dan Ketapang di ruang terbuka hijau

500 Pohon Ditanam di Tibang
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal didampingi Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera I, Ir T Maksal Saputra (dua dari kanan) menyiram pohon yang baru di tanam di Tibang, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Minggu (19/3). SERAMBI/MISRAN ASRI 

* Peringati Hari Air Dunia

BANDA ACEH - Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I, menanam 500 pohon jenis Cemara dan Ketapang di ruang terbuka hijau (RTH) Titi Panyang, Gampong Tibang, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Minggu (19/3) pagi. Rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Air Dunia ke-XXV tersebut dibuka oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal.

Dari 500 pohon itu terdiri atas 400 batang pohon cemara dan 100 batang lainnya pohon ketapang dan seluruhnya dibantu oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Krueng Aceh.

Hal itu diungkapkan Kepala BWS Sumatera I, Ir T Maksal Saputra MT seusai melaksanakan penanam pohon. “Pohon cemara dan ketapang yang ditanami di lokasi ini, setelah kami lihat, jenis kedua pohon ini cocok tumbuh berkembang di kawasan ini. Karena, kondisi di sini, selain berada di pinggir laut serta udara yang cukup kencang, pohon cemara dan ketapang diharapkan bisa menjaga kelestarian air,” sebutnya

Menurut T Maksal, perawatannya ke depan pihaknya dari BWS Sumatera I akan bekerja sama dengan Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota (DK3) Banda Aceh. Lalu, pengharapannya, warga setempat diharapkan dapat menjaga dan ikut merawatnya.

“Kalau tidak dirawat, penanaman yang dilakukan hari ini juga sia-sia. Karena itu, kami harapkan keterlibatan semua pihak untuk sama-sama menjaga,” ujarnya didampingi ketua panitia, Asyari.

Ia menjelaskan, dalam rangka Hari Air Dunia, BWS Sumatera I akan melaksanakan serangkaian kegiatan lainnya, seperti donor darah yang akan dilaksanakan Senin (20/3) hari ini dan hari Rabu (22/3) akan dilaksanakan seminar Hari Air yang ikut menghadirkan nara sumber. “Alhamdulillah dua acara telah kita laksanakan, Susur Sungai Krueng Aceh dan hari ini (kemarin-red) kami laksanakan penanaman pohon,” demikian T Maksal.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal menyebutkan, ada 7 hektare lebih tanah yang dibebaskan untuk taman kota. Illiza mengaku penyediaan lahan untuk RTH itu adalah masyarakat Kota Banda Aceh.(mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help