SerambiIndonesia/
Home »

Sport

Darul Ulum Masuk Final

Kesebelasan Darul Ulum FC Jampo Tape menjadi tim pertama melaju ke babak final turnamen sepakbola Aceh

Darul Ulum Masuk Final
Pemain Lambhuk FC dan Darul Ulum FC Jambo Tape duel di udara dalam pertandingan semifinal turnamen sepakbola Aceh Champions League I, di Stadion H Dimurthala Lampineung, petang kemarin. Darul Ulum lolos ke Final setelah menang 2-0. SERAMBI/BUDI FATRIA 

BANDA ACEH - Kesebelasan Darul Ulum FC Jampo Tape menjadi tim pertama melaju ke babak final turnamen sepakbola Aceh Champions League I Tahun 2017. Laju pasukan Ustad Nazaruddin tak terbendung setelah menumpas Lambhuk FC 2-0, di Stadion H Dimurthala, Lampineung, kemarin petang.

Bintang kemenangan besutan Azhari pantas diberikan kepada mantan tukang gedor PON Aceh Tahun 2008 di Kalimantan Timur, Nanda Lubis. Pasalnya, dia sukses mencetak satu gol dan assist bagi keunggulan tuan rumah. Praktis, mantan pemain Persiraja, PSBL Langsa, serta PSLS saat ini nangkring di posisi top skor. Kini, dia menggemas tiga gol.

Ancungan jempol pantas diberikan kepada perjuangan skuad Lambhuk. Pasalnya, selama 90 menit duel, Rahmad dkk terus berjuang keras. Jujur saja, mereka memiliki sejumlah peluang emas untuk menebar ancaman kepada Dedi Nurdiansyah, kiper Darul Ulum. Namun, faktor pengalaman lini depan menyebabkan peluang mereka terbuang sia-sia.

Padahal, kans dari Daus Abdya, Bustami, dan Azwar ketika itu dalam posisi bebas. Bahkan, mereka hanya tinggal berhadapan dengan kiper tuan rumah. Lagi-lagi, pengalaman dalam mengontrol bola dalam duel tensi membuat peluang buyar. Tentunya, ambisi Yoris cs menyebabkan pendukung setianya kecewa.

Walaupun tak diperkuat bek kanan Persija Jakarta, Ismed Sofyan dan penyerang Bhayangkara Surabaya United, Rudi Widodo. Tapi Darul Ulum tetap menjadi ancaman nyata bagi penjaga gawang Lambhuk FC. Karena Dian Nurdiansyah, Mahfud, Heri Ferial, Rahmad, Efendi, Uud, Akmal, Mursal, Martunis BA, Syukran dan Nanda Lubis mengincar tiket lolos.

Tapi deretan pemain Lambhuk FC tetap mempersulit ambisi Darul Ulum. Terbukti permainan yang diperagakan Boy, Dona, Agus Bate, Dekwar, Andi, Dekjun, Azwar, Bustami, Yoris, Rahmad dan Daus mampu memberi ancaman maksimal. Sejumlah peluang yang dimiliki pemain Lambhuk sejak awal laga tak berhasil menjadi gol.

Gawang Lambhuk yang menjadi sasaran pemain Darul Ulum pada menit 28 akhirnya kebobolan. Center bek Darul Ulum, Mahfud berhasil memecah kebuntuan gol dengan menaklukkan kiper Lambhuk. Gol ini berawal dari tendangan bebas mantan kapten PSMS Medan, Rahmad. Bola yang meluncur ke depan gawang lawan disentuh Nanda Lubis, dan membuat kemelut. Mahfud yang berlari dari arah belakang secara tiba-tiba sukses menceploskan si kulit bundar. Skor 1-0 bertahan sampai laga jeda.

Di babak kedua, pemain Lambhuk FC kembali bergerak cepat untuk mengejar ketinggalannya. Inisiatif serangan yang dilakukan mereka membuat lini belakang Darul Ulum harus bekerja keras untuk meredam pergerakan lawan. Malahan, Agus Batee dkk semakin meningkatkan serangan ke arah Uut Margarentha dkk.

Bayaran mahal harus tebus pemain Lambhuk ketika mereka mengepung habis lini bawah Darul Ulum. Usai mematahkan serangan Daud Abdya, Mursal Zulfikar langsung memberikan umpan panjang kepada Nanda Lubis. Dengan kecepatan dan kematangan yang dimilikinya, ia bisa memperdayainya.

Dalam posisi tak menguntungkan lagi akibat ruang sudah ditutup kiper Lambhuk, Nanda Lubis sukses melepaskan tendangan akurat. Sentuhan tersebut berhasil masuk ke gawang Lambhuk. 2-0 untuk pasukan Darul Ulul. Dalam duel keras itu, wasit Adil terpaksa memberikan kartu kuning kepada pemain dua tim. Skor 2-0 akhirnya tak berubah hingga pertandingan berakhir.(adi)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help