SerambiIndonesia/

DPRA Minta Gubernur Lantik Tiga Pengurus PDPA

Unsur pimpinan DPRA meminta Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah melantik tiga pengurus Perusahaan Daerah Pembangunan

DPRA Minta Gubernur Lantik Tiga Pengurus PDPA

* Sudah Lulus Tes Sejak 8 Maret 2017

BANDA ACEH - Unsur pimpinan DPRA meminta Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah melantik tiga pengurus Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh (PDPA) yang sudah lulus fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) 8 Maret 2017.

Wakil Ketua III DPRA, Dalimi SE kepada Serambi di Banda Aceh, Minggu (10/3), mengatakan ketiga orang itu akan menduduki tiga jabatan yang masih kosong di PDPA. Mereka adalah Muhammad Oky ST sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan, Hasballah sebagai Direktur Migas dan Pertambangan, serta Zulfahmi Hasan selaku anggota Badan Pengawas PDPA.

Ketiga orang itu, menurut Dalimi, belum bisa melaksanakan tugasnya, karena belum dilantik gubernur. “Apa harus menunggu gubernur terpilih, baru dilakukan pelantikan,” tanya Dalimi.

Padahal, dalam beberapa bulan ke depan, ungkap Dalimi, DPRA mendapat informasi bahwa PDPA hendak melakukan kontrak kerja sama dengan mitra bisnisnya dalam bidang migas.

Sebelumnya, ungkap Dalimi, Direktur PDPA Muhsin, Direktur Industri dan Perdagangan, Muhammad YY Dinas, dan anggota Badan Pengawas Adriansyah pernah mengatakan, penambahan tiga pengurus baru yang dilakukan Pemerintah Aceh pada pertengahan Desember 2016 untuk pengisian tiga jabatan di PDPA yang masih kosong.

Kenapa tiga jabatan yang masih kosong itu perlu segera diisi, menurut Muhsin, tujuannya untuk memaksimalkan kinerja PDPA. Semakin hari beban kerja terus bertambah, sementara jumlah direksi yang dibutuhkan baru ada tiga orang. Jadi, masih kurang tiga orang lagi. Pengurus baru PDPA itu telah diumumkan Asisten II Setda Aceh, Drs Zulkifli Hasan MM melalui Keputusan Ketua Tim Seleksi Nomor 480/04/Timsel/2017 tentang peserta Lulus Seleksi Fit and Proper Test Calon Pengurus PDPA Tahap II tanggal 8 Maret 2017. Ini artinya, ketiga orang itu sudah sah dan sudah bisa dilantik untuk menduduki jabatannya masing-masing.

Kepala Biro Ekonomi Setda Aceh, Drs Muhammad Raudhi MSi yang dimintai penjelasannya mengatakan, adalah tugas Biro Ekonomi Setda Aceh untuk menjaring dan mengetes pengurus baru PDPA yang masih kurang tiga orang lagi itu. Bahwa sudah ada hasilnya dan penetapannya pun sudah diumumkan oleh Asisten II Setda Aceh, Drs Zulkifli Hasan MM selaku Ketua Tim Seleksi Calon Pengurus PDPA.

Ketiga orang pengurus baru PDPA yang terpilih itu juga masih bekerja di berbagai bidang usaha. Misalnya, Muhammad Oky ST, bekerja sebagai Branch Manager PT Bank Mega Syariah Aceh, Hasballah Direktur PT Daya Energi Indonesia Jakarta, dan Business Development Advisor pada PT Tandon Citra Murti Jakarta.

Berikutnya Zulfahmi, merupakan pelatih pendamping pada Lembaga Pelatihan, Pendamping, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa di Provinsi Aceh.

“Jadi, ketiga orang itu, terpilih sebagai pengurus PDPA dalam fit and proper test pada pertengahan Januari 2017, karena kemampuannya bisa menjawab dan menangani berbagai masalah yang diuji tim tesnya dari Unsyiah dan luar,” kata Raudhi.

Peserta yang ikut tes penjaringan pengurus baru PDPA tahap II ini lumayan banyak, mencapai puluhan orang, dengan persyaratan yang relatif berat. Tujuannya, supaya orang-orang yang yang terpilih menjadi pengurus PDPA adalah orang-orang yang berkualitas, profesional di bidang kerjanya, dan berintegritas tinggi.

Ini penting, kata Muhammad Raudhi, karena tantangan dan beban kerja yang dihadapi PDPA ke depan cukup banyak. (her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help