SerambiIndonesia/

Gunakan Air Soft Gun, OTK Rampas Tas Guru Berisi Uang Lima Ribu Rupiah

Karena korban tidak menuruti permintaan pelaku. Kemudian pelaku menabrak korban sehingga korban terjatuh ke sawah.

Gunakan Air Soft Gun, OTK Rampas Tas Guru Berisi Uang Lima Ribu Rupiah
ist
Kapolsek Peureulak AKP S Purba bersama personelnya melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi perampasan tas milik seorang guru di di Dusun Pulo Ibouh, Gampong Lhok Dalam, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, Senin (20/3/2017) sekitar pukul 15.30 WIB. 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur 

SERAMBINEWS.COM, IDI -  Anita Safrina (24) seorang guru sekolah luar biasa (SLB) di Aceh Timur, menjadi korban perampasan oleh orang tak dikenal yang menggunakan senjata jenis Air Soft Gun. 

Akibat kejadian itu tas korban berisi uang Rp 5 ribu, KTP, SIM, STNK sepeda motor atas nama korban, dan satu unit HP merk Nokia berhasil dibawa kabur oleh pelaku.

Insiden perampasan itu terjadi di Dusun Pulo Ibouh, Gampong Lhok Dalam, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, Senin (20/3/2017) sekitar pukul 15.30 WIB. 

Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto melalui Kapolsek Peureulak, AKP S Purba kepada wartawan mengatakan, kejadian itu berawal saat korban (Anita Safrina) hendak pulang ke rumahnya (menggunakan sepeda motor Honda Supra X 125) setelah pulang mengajar.

Setibanya di lokasi kejadian korban dipepet oleh orang tak dikenal (OTK) yang juga mengengendarai sepeda motor Honda Supra X.

Dalam kondisi melaju pelaku menodongkan pistol ke arah korban dan memintanya untuk berhenti. Namun korban tidak menghiraukan dan tetap memacu sepmornya. 

Karena korban tidak menuruti permintaan pelaku. Kemudian pelaku menabrak korban sehingga korban terjatuh ke sawah.

Saat itu, kata Kapolsek, korban sempat melawan. Namun, pelaku berhasil merampas tas korban yang berisi uang Rp 5 ribu, KTP, SIM, STNK atas nama korban dan 1 buah HP merk Nokia.

“Setelah mengambil tas korban pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motornya ke arah Gampong Alue Dua, Kecamatan Peureulak,” ungkap AKP S Purba.

Paska tasnya dirampas, jelas AKP S Purban, korban langsung membuat laporan ke Polsek Peureulak. Kemudian, ia dan anggotanya langsung ke lokasi melakukan olah TKP.

“Setelah kita lakukan penyisiran kita temukan air softgun yang digunakan pelaku. Air softgun tersebut diduga terjatuh saat korban melakukan perlawanan,” jelas AKP S Purba.

AKP S Purba, mengaku pihaknya telah mengantongi ciri-ciri pelaku berdasarkan keterangan korban. Pihaknya pun telah membentuk tim khusus untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku. (*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help