SerambiIndonesia/

Hanya Miliki Visa Berkunjung, WNA Ini Malah Jualan Pakaian, Akhirnya Diamankan Polisi

Hong Junzhong diamankan Anggota Opsnal Polres Aceh Timur dari Gampong Kliet, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur.

Hanya Miliki Visa Berkunjung, WNA Ini Malah Jualan Pakaian, Akhirnya Diamankan Polisi
ist
Warga negara asing (WNA) bernama Hong Junzhong (54) asal Provinsi Guandong, China diamankan Kepolisian Polres Aceh Timur, Senin (20/3/2017) pukul 13.30 WIB. 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur  

SERAMBINEWS.COM, IDI - Warga negara asing (WNA) bernama Hong Junzhong (54) asal Provinsi Guandong, China diamankan Kepolisian Polres Aceh Timur, Senin (20/3/2017) pukul 13.30 WIB.

Hong Junzhong diamankan Anggota Opsnal Polres Aceh Timur dari Gampong Kliet, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur.

Saat itu ia sedang menjajakan pakaian yang dijualnya menggunannkan mobil Kijang Innova BK 161 S.

Seorang warga gampong setempat Rommy Leonardo (31) yang ditawari pakaian oleh Hong Junzhong curiga karena logat bahasa Indonesia Hong Junzhong kurang fasih.

Karena curiga terhadap WNA tersebut, kemudian Leonardo, menghubungi petugas Polres Aceh Timur

Petugas Opsnal Polres Aceh Timur yang mendapat informasi tersebut langsung menuju ke lokasi dan mengamankan Hong Junzhong.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto mengatakan, setelah diperiksa ternyata visa yang digunakan Hong Junzhong adalah visa kunjungan. Tapi WNA tersebut melakukan aktivitas penjualan.

"Hal ini telah melanggar UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Karena visa kunjungan tidak boleh melakukan penjualan,” ungkap Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto kepada wartawan Senin (20/3) malam.

Dari Hong Junzhong, jelas Kapolres, turut diamannkan barang bukti paspor dari Kedutaan China atas nama Hong Junzhong (masih berlaku), barang dagangan berupa baju, kaos, celana, uang tunai Rp 9.933.000, dan 13 buah jam tangan.

Terkait penyalahgunaan visa tersebut, jelas Kapolres, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak imigrasi.

Sedangkan barang dagangan yang diduga dari luar negeri akan ditindak lanjuti oleh Satreskrim Polres Aceh Timur untuk mengetahui ada atau tidaknya unsur pidana.

Kapolres mengaku akan terus melakukan pengawasan terkait hal-hal seperti ini. 

"Kami juga mengapresiasi atas perhatian warga yang ikut menjaga stabilitas Kamtibmas dalam wilayah hukum Polres Aceh Timur," ungkap Kapolres. (*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help