SerambiIndonesia/

Pedalaman Agara Minim Guru

Anggota DPRK Aceh Tenggara, Supian Sekedang meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)

Pedalaman Agara Minim Guru

* Dewan Minta Perhatian Pemkab

KUTACANE - Anggota DPRK Aceh Tenggara, Supian Sekedang meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Agara menyebar guru-guru pegawai negeri sipil (PNS) di kawasan pedalaman Kecamatan Leuser, Babul Rahmah, Ketambe, Lawe Sigala Gala, dan daerah lainnya. Karena sangat minim guru PNS yang ditempatkan ke pedalaman. Hal ini harus menjadi perhatian serius Pemkab Agar.

Selama ini, kata Supian, guru-guru PNS menumpuk yang mengajar di sekolah-sekolah perkotaan. Akibatnya, guru di daerah pedalaman, seperti Kecamatan Leuser diisi oleh guru-guru tenaga honorer. Ini tentu akan berpengaruh terhadap kualitas pendidikan Agara. Karena mereka belum profesional dan tidak berpengalaman mengajar. Apalagi, kalau sempat ada yang mengajar guru honorer hanya tamatan SLTA atau diploma. “Seharusnya, guru-guru yang telah memiliki sertifikasi ini sangat cocok ditempatkan di daerah-daerah pedalaman,” ujar Supian kepada Serambi, kemarin.

Apalagi, kata Supian, para guru membutuhkan jam mengajar untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi. Ia mengharapkan Bupati Agara agar segera menempatkan guru guru PNS demi meningkatkan kualitas pendidikan di daerah-daerah pedalaman. “Desa Liang Pangi, Kecamatan Leuser membutuhan perhatian serius di bidang pendidikan karena daerahnya sangat terisolir,” ujar Anggota DPRK Aceh Tenggara.

Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Agara, Najemi SPd MPd mengatakan, sudah menyusun guru PNS untuk mengajar di SMP-SMP di Agara 464 orang. Kebutuhan guru PNS sudah lebih sebenarnya dan di atas rata-rata nasional. Karena satu guru berbanding 19 siswa, sementara rasional satu guru berbanding 20 orang. Masalahnya sekarang guru mengajar tidak merata di sekolah yang terpencil dengan sekolah yang ada diperkotaan. Mayoritas guru mengajar dari tenaga honorer di daerah daerah pedalaman di 16 Kecamatan di Agara,” ujarnya.

Menurut Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Agara, Najemi SPd MPd, keputusan untuk menempatkan guru PNS di daerah pedalaman ada di tangan pemerintah kabupaten dalam hal ini Bupati Agara. Seperti ditugaskan mengajar di Kecamatan Leuser dan khususnya di Ketambe saat ini hanya Kepala Sekolah yang PNS. Begitu juga SMP 8, SMP 9 Lawe Sigala gala. “Guru PNS yang berlebihan mengajar selama ini guru bidang studi Agama Islam dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA),” ujarnya.

Kabid Pembinaan Sekolah Dasar, Mulyadi mengakui selama ini kekurangan guru di daerah terpencil. Saat ini dibutuh penambahan guru PNS untuk guru kelas dan olahraga.(as)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help