Citizen Reporter

Wali Kota pun Bimbing Organisasi Pelajar

ORGANISASI merupakan salah satu sarana untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk kepribadian

Wali Kota pun Bimbing Organisasi Pelajar

OLEH CEUDAH HAJASHAFIRA, Siswi SMA Negeri Modal Bangsa Aceh sedang ikut Pertukaran Pelajar Bina Antarbudaya/YES, melaporkan dari Kedallville, Amerika Serikat

ORGANISASI merupakan salah satu sarana untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk kepribadian saya. Menjadi bagian dari suatu organisasi merupakan ketertarikan tersendiri bagi saya. Bahkan ketika masuk SMA Negeri Modal Bangsa Aceh, saya memutuskan untuk ke luar dari kelas akselerasi dan masuk kelas regular. Dengan demikian, saya lebih dapat aktif mengikuti organisasi dan ekstrakulikuler yang ada di sekolah.

Bagi saya, ikut aktif di suatu organisasi membuka kesempatan untuk belajar banyak hal yang tidak saya dapatkan di kelas. Organisasi mengajarkan saya leadership, keahlian berkomunikasi, dan bagaimana caranya merencanakan suatu kegiatan serta menyelesaikan masalah.

Saya cukup senang saat mendapatkan kesesempatan untuk kembali ikut serta dalam salah satu organisasi selama masa pertukaran pelajar di Amerika Serikat. Salah satu organisasi yang saya ikuti di sini adalah Kendallville Mayor’s Youth Advisory Council (MYAC). Sebuah organisasi untuk para pemuda di wilayah Kendallville yang melakukan kegiatan positif dan ikut aktif terlibat dalam membangun kota.

Beberapa tahun terakhir, exchange student yang berada di Kendallville cukup aktif menjadi bagian dari organisasi ini. Begitu pula pada tahun ini, kami diajak untuk ikut serta hadir di pertemuan pertama pada bulan Oktober lalu.

MYAC dikoordir langsung Mayor (Wali Kota) Handshoe yang merupakan pemimpin Kota Kendallville. Setiap dua minggu sekali, kami mangadakan rapat di City Hall (Balai Kota). Dalam beberapa pertemuan pertama, kami membicarakan tentang kegiatan apa saja yang akan dilaksanakan selama satu tahun ini.

Mayor juga menjelaskan struktur, sistem, dan berbagai informasi tentang MYAC. Program dan bentuk organisasi begini akan sangat baik diterapkan juga di Kota Banda Aceh, di mana pelajar sekolah dapat langsung berinteraksi dengan wali kota dan ikut aktif terlibat dalam pembangunan kota.

Anggota organisasi dibagi menjadi tiga komite, yaitu logistic committee, marketing committee, dan fundraising committee. Saya termasuk ke dalam marketing committee yang bertugas mempromosikan kegiatan. Setelah melalui beberapa pertemuan untuk membahas ide, saran, lalu voting, akhirnya terpilih tiga kegiatan utama untuk tahun ini, yaitu fundraising (penggalangan dana) untuk renovasi Gedung Humane Society, trip tahunan, dan International Youth Festival. Setelah terbentuk komite dan rancangan tahunan, Mayor Handshoe dan sekretarisnya melakukan wawancara bagi anggota yang tertarik untuk menjadi pimpinan organisasi.

Berdasarkan wawancara dan diskusi, mayor memilih enam pengurus MYAC yang terdiri atas presiden, wakil presiden, sekertaris, bendahara, dan dua historian. Alhamdulillah, saya diberikan kepercayaan untuk menjadi historian. Semenjak terpilihnya para pemimpin organisasi, pertemuan tidak lagi dipimpin oleh mayor, melainkan oleh presiden beserta pengurus organisasi lainnya. Pertemuan yang kami lakukan setiap dua minggu sekali ini merupakan rapat formal.

Banyak hal baru yang saya pelajari selama menjadi bagian dari organisasi ini. Berbaur dengan para anggota, berinteraksi langsung dengan pemimpin Kendallville, dan menjalankan kegiatan-kegiatan positif yang sudah kami rancang. Saya sangat antusias terhadap International Youth Festival, di mana kami akan mempresentasikan keanekaragaman budaya dari berbagai negara. Tentu saja saya akan mempresentasikan Indonesia dan Aceh pada khususnya. Akan sangat menyenangkan pastinya saat mengajarkan tari saman kepada para pengunjung tanggal 18 Mei nanti.

Saya berharap suatu saat dalam terlaksana International Youth Festival di Kota Banda Aceh dan pelajar ikut andil dalam mengadakan kegiatan tersebut.

Saya sangat bersyukur diberikan kesempatan berharga ini. Kurang lebih enam bulan sudah saya menjalani masa pertukaran pelajar di USA. Banyak sekali pengalaman menarik dan pelajaran hidup yang saya dapatkan. Seiring berjalannya waktu, saya mulai menjadi bagian dari komunitas dan lingkungan di sini. Hal-hal yang awalnya terasa sulit, mulai menjadi jauh lebih mudah.

Dengan lingkungan yang mengharuskan saya berbicara bahasa Inggris 24 jam, saya dapat merasakan bahwa kemampuan berbahasa Inggris saya mulai meningkat. Pendaftaran Seleksi Pertukaran Pelajar Bina Antarbudaya tahun 2017 ini akan segera dibuka Maret nanti, bagi pelajar kelas X SMA/Sederajat yang ingin mengikuti dapat mencari informasi di www.binabudaceh.blogspot.com atau www.bina-antarbudaya.or.id

* Jika Anda punya informasi menarik, kirimkan naskahnya, termasuk foto dan identitas Anda ke email redaksi@serambinews.com

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help