2 Toko Jual Air Minum Kedaluwarsa

Penyidik Satreskirm Polres Lhokseumawe bersama tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lhokseumawe

2 Toko Jual Air Minum Kedaluwarsa
Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Yasir, bersama tim Dinkes melakukan pemeriksaan terhadap minuman dan makanan kadaluarsa di pasar Inpres Lhokseumawe, Senin (20/3/2017). SERAMBI/ZAKI MUBARAK 

* Polisi Sita Belasan Lusin Minuman Bersoda

LHOKSEUMAWE - Penyidik Satreskirm Polres Lhokseumawe bersama tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lhokseumawe, Senin (20/3), menyita belasan lusin minuman bersoda yang kedaluwarsa dari dua toko di Pajak (Pasar) Inpres. Penyitaan itu dilakukan berawal dari laporan warga yang mengalami sakit perut bahkan mencret setelah mengonsumsi minuman itu.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Kasat Reskrim AKP Yasir SE mengatakan, sehari sebelumnya, sejumlah warga membeli delapan botol minumam bersoda di sebuah warung di Pantai Ujong Blang. Mereka lalu meminumnya.

“Tidak lama setelah mereka meminumnya, dua orang mengalami sakit perut hingga mencret,” kata AKP Yasir, didampingi Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Iptu Boestani SH MH.

Setelah itu, barulah warga tersebut memperhatikan tanggal atau masa berlaku minuman tersebut. Ternyata minuman tersebut sudah kedaluwarsa setahun lalu, atau masa berlakunya hingga awal 2016. lalu. “Lalu warga itu pun menghubungi kami dan menyerahkan delapan botol yang di dalamnya masih ada sisa minuman yang kedaluwarsa itu,” kata Yasir.

Dari informasi ini, polisi kemudian menuju warung di Pantai Ujong Blang, tempat warga tersebut membeli minuman itu. Setelah dimintai keterangan, pemilik warung mengatakan tidak tahu bahwa minuman yang ia jual tersebut sudah kedaluwarsa. Pemilik warung itu mengatakan, ia membeli minuman itu di toko kawasan Pajak Inpres.

Berdasarkan keterangan pemilik warung, polisi lalu menggeledah sebuah toko di Pajak Inpres. Di toko itu ditemukan beberapa lusin botol minuman kedaluwarsa. “Lalu kita periksa ke toko sebelahnya. Di toko itu juga kita temukan minuman kedaluwarsa. Semua minuman kedaluwarsa kita sita sebagai barang bukti untuk proses hukum lanjutan,” kata Yasir.

Selanjutnya, tambah Kasat Reskrim, pihaknya akan memintai keterangan warga yang sempat meminum minuman yang kedaluwarsa, pemilik warung di Pantai Ujong Blang, dan pemilik toko di Pajak Inpres serta sejumlah saksi.

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Yasir mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mengecek atau memeriksa masa kedaluwarsa saat membeli makanan atau minuman. Sebab, makanan dan minuman kedaluwarsa bisa mengancam kesehatan jika dikonsumsi.

Selain itu, Yasir meminta para pedagang juga mengecek dagangannya, agar tidak sampai menjual barang-barang yang sudah kadaluarsa. “Razia makanan dan minuman kedaluwarsa ini akan terus dilakukan. Ini demi melindungi masyarakat agar tidak sampai mengkonsumsi makanan atau minuman yang kedaluwarsa,” demikian AKP Yasir.(bah)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help