DPRK Aceh Jaya dan Tamiang Paripurna Penetapan Bupati Terpilih

DPRK Aceh Jaya, Selasa (21/3), melaksanakan rapat paripurna istimewa penetapan bupati dan wakil bupati

DPRK Aceh Jaya dan Tamiang Paripurna Penetapan Bupati Terpilih

CALANG - DPRK Aceh Jaya, Selasa (21/3), melaksanakan rapat paripurna istimewa penetapan bupati dan wakil bupati terpilih, Drs T Irfan TB-Tgk Yusri S. Berita acara penetapan ditandatangani oleh Ketua DPRK, disaksikan para unsur muspida plus termasuk Bupati Aceh Jaya, Ir Azhar Abdurrahman.

Hasil penetapan tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Gubernur Aceh dan diteruskan kepada Meteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk penetapan jadwal pelantikannya.

“Jadwal pelantikan bupati terpilih akan disesuaikan dengan masa jabatan bupati lama yang akan berakhir pada 9 Juli mendatang,” kata Ketua DPRK Aceh Jaya, Musliadi Z, saat ditanyai Serambi.

Dalam kesempatan itu, pihaknya berharap kepada semua partai politik di Aceh Jaya agar terus memberikan kontribusi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan demokrasi, serta menciptakan pendidikan politik yang santun dan bermartabat kepada masyakat.

“Kami atas nama DPRK Aceh Jaya mengharapkan kepada saudara bupati dan wakil bupati terpilih Drs T Irfan TB dan Tgk Yusri S, agar tidak lupa untuk mewujudkan janji-janji politik yang sudah anda janjikan kepada rakyat, agar rakyat dapat menikmatinya nanti,” tegas Muzliadi Z.

Terpisah, DPRK Aceh Tamiang kemarin juga resmi menetapkan pasangan H Mursil SH MKn dan H T Insyafuddin sebagai bupati dan wakil bupati terpilih. Namun belum diketahui apakah bupati terpilih akan dilantik serentak pada Juli bersamaan dengan bupati lainnya di Aceh atau pada penghujung tahun seiring habisnya masa jabatan Bupati Hamdan Sati pada 28 Desember 2017.

Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon mengatakan, rapat paripurna istimewa DPRK Aceh Tamiang merupakan tindak lanjut dari surat edaran Mendagri nomor 100/140/SJ tanggal 19 Januari 2016 tentang pengesahan, pengangkatan dan pemberhentian gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati.

“Dalam surat edaran Mendagri disebutkan, DPRK mengumumkan dalam rapat paripurna istimewa hasil penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih oleh KPU sebelum disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur”, ujar Fadlon.(c45/md)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved