Ratusan Minuman Diduga Soda Palsu Diamankan

Personel Satlantas Polres Aceh Besar menghentikan sebuah mobil pikup yang membawa ratusan botol minuman

Ratusan Minuman Diduga Soda Palsu Diamankan
Personel Satlantas Polres Aceh Besar mengamankan sopir dan kernet pikap yang membawa minuman ratusan botol diduga bersoda palsu di kawasan Aneuk Galong, Aceh Besar, Rabu (29/3). 

BANDA ACEH - Personel Satlantas Polres Aceh Besar menghentikan sebuah mobil pikup yang membawa ratusan botol minuman diduga soda palsu di Simpang Aneuk Galong, Kecamatan Suka Makmur, Aceh Besar, Rabu (29/3) sekitar pukul 16.00 WIB. Pengemudi mobil itu, Am (52) dan kernetnya Ba (16) juga diamankan.

Kapolres Aceh Besar AKBP Drs Heru Suprihasto SH melalui Kasat Lantas Iptu Sandy Titah Nugraha SIK kepada Serambi tadi malam mengatakan penanganan perkara ini sudah dilimpahkan ke Satuan Reskrim Polres Aceh Besar.

“Dugaan kami minuman berjumlah ratusan botol itu diduga bersoda palsu dan hendak dipasarkan meliputi wilayah Aceh Besar dan Kota Banda Aceh. Kemungkinan swalayan-swalayan atau warung-warung di desa,” kata Sandy.

Ia mengatakan mobil pikap itu dicurigai mengangkut ratusan botol minuman bermerek diduga soda palsu tersebut berawal dari informasi masyarakat. Karena merasa dirugikan, sehingga kasus itu pun dilaporkan ke polisi. Berbekal informasi serta ciri-ciri mobil yang ditengarai sering membawa minuman botol diduga soda palsu tersebut, akhirnya personel Satlantas Polres Aceh Besar disiagakan.

“Informasi dari masyarakat yang merasa dirugikan itu menyebutkan pengecer minuman diduga soda palsu itu biasanya beroperasi pada sore hari. Informasi dari warga itu juga menjelaskan lengkap dengan ciri-ciri kendaraan yang digunakan,” sebut Sandy.

Dasar kecurigaan dari konsumen yang merasa dirugikan itu, karena minuman bersoda itu dijajakan ke kios-kios dan dijual dengan harga miris. Sementara minuman bersoda tersebut, memiliki merek terkenal. “Hal itu yang mendasari kecurigaan dari konsumen. Menindaklanjuti informasi itu, tadi sore (kemarin-red) kami lakukan patroli dan mengamati setiap mobil yang melintas dan yang berhenti di kios-kios dengan ciri yang telah disebutkan,” ungkap Sandy.

Akhirnya lanjut Kasat Lantas Polres Aceh Besar ini, pandangan petugas tertuju kepada sebuah mobil pikap warna putih yang berhenti sekitar Simpang Aneuk Galong. “Dua pengecer, sopir dan kernetnya langsung kita amankan. Ratusan minuman soda palsu yang diduga palsu itu dioplos dengan beberapa botol minuman bersoda asli dan selanjutnya diisi dalam kraft-kraft botol. Kasusnya telah kami limpahkan ke Satreskrim Polres Aceh Besar,” pungkas Iptu Sandy.

Kasat Reskrim Polres Aceh Besar, AKP Machfud SH MM menjelaskan dari ratusan botol minuman diduga soda palsu terlihat menggunakan tutup botol yang diperkirakan beda dengan aslinya, merek minuman bersoda ternama itu. “Ini masih dugaan dan sejauh ini masih dalam penyidikan. Karena untuk mengetahui lebih detail minuman bersoda itu palsu, tentu ada pengujian dan ini akan diketahui oleh ahlinya,” kata Machfud.

Machfud melanjutkan sekitar pukul 17.30 WIB personel Satreskrim juga menggeledah tempat yang diduga dijadikan sebagai tempat pembuatan minuman soda bermerek itu. “Kami mendapati tempat memproduksi minuman botol bersoda itu memang tidak memiliki izin atau dokumen dari pihak berwenang, sehingga untuk sementara waktu tempat pengolahan minuman botol diduga soda palsu itu telah kami police line dan ada sebagian barang bukti yang ikut kami amankan untuk penyidikan lebih lanjut,” demikian Machfud. (mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved